Pameran Mebel dan Kerajinan Terbesar Siap Digelar

Minggu, 02 Oktober 2016 - 23:08 WIB
Pameran Mebel dan Kerajinan...
Pameran Mebel dan Kerajinan Terbesar Siap Digelar
A A A
JAKARTA - Himpunan Industri Mebel & Kerajinan Indonesia (HIMKI) siap menggelar kembali pameran mebel dan kerajinan B2B (business to business) terbesar di Indonesia dan kawasan regional, Indonesia International Furniture Expo (IFEX). Seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran IFEX pada 2017 akan kembali diadakan di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. IFEX 2017 rencananya akan dihelat pada 11-14 Maret 2017 dan masih mengusung tema yang sama dengan tema sebelumnya, The Essence of Infinite Innovation.

Ketua Umum HIMKI Soenoto menjelaskan bahwa IFEX 2017 telah melaksanakan serangkaian roadshow di beberapa daerah yaitu Cirebon, Bandung, Jepara, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Bali sebagai langkah persiapan menuju IFEX 2017. Dukungan para pemain dan pelaku industri mebel dan kerajinan nasional menjadi salah satu kekuatan bagi suksesnya IFEX 2017.

"Harapannya, agar pemerintah, terutama kementerian terkait seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, bisa terus memberikan dukungan bagi industri mebel dan kerajinan," terangnya lewat keterangan resmi di Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Lebih lanjut dia menerang dukungan nyata berupa kebijakan serta peraturan yang positif akan sangat mendukung pertumbuhan industri ini di Indonesia. Sinergi antara pelaku dan pemerintah menurutnya menjadi salah satu kunci penting untuk menumbuhkan industri mebel dan kerajinan berikut dengan daya saing ekonominya.

Industri ini merupakan salah satu industri andalan penyumbang devisa negara. Tahun lalu ekspor mebel Indonesia tercatat mencapai USD1,902 miliar atau meningkat 1,3% dibanding 2014. Peluang untuk mengembangkan industri mebel dan kerajinan Indonesia pun masih cukup besar, terutama di luar pulau Jawa mengingat ketersediaan bahan baku yang cukup banyak di luar pulau Jawa.

HIMKI sendiri merupakan hasil peleburan dari dua organisasi yang sebelumnya menaungi para pelaku bidang industri mebel dan kerajinan Indonesia yaitu, Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) dan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia, ASMINDO. Penyatuan kedua asosiasi ini diyakini akan semakin memperkuat industri mebel dan kerajinan Indonesia dan menjadi momentum yang tepat bagi para pelaku untuk menunjukkan potensi ekonomi industri mebel dan kerajinan dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Pulihkan Industri...
Strategi Pulihkan Industri Mebel dan Kerajinan
HIMKI Ungkap Potensi...
HIMKI Ungkap Potensi Banten dalam Memperkuat Industri Mebel Nasional
Industri Mebel dan Kerajinan...
Industri Mebel dan Kerajinan Megap-megap, Pemerintah harus Turun Tangan
Abdul Sobur Terpilih...
Abdul Sobur Terpilih Jadi Ketua Umum HIMKI, Dorong Pertumbuhan Industri Mebel
IFEX 2026 Bukan Sekadar...
IFEX 2026 Bukan Sekadar Pameran Tapi Simbol Transformasi Ekspor Indonesia
Kolaborasi Lintas Sektor...
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Memperkuat Industri Mebel
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
6 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
6 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
7 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
7 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
7 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved