IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas
Selasa, 04 Oktober 2016 - 08:37 WIB
IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini menurut Analis Reliance Securities Lanjar Nafi diperkirakan masih akan bergerak mencoba menguat terbatas menguji resistancenya dengan range pergerakan 5.406-5.500. Dia menerangkan, pergerakan IHSG secara teknikal cenderung berfluktuatif positif dengan trend bullish jangka pendek.
(Baca Juga: Bursa Jepang Naik, IHSG Berakhir Melesat ke Level 5.463)
Lebih lanjut dia menambahkan Ddimana terlihat selalu tertahan pada support moving avarage sejak minggu sebelumnya. IHSG pun terlihat sedang menguji resistance harga tertinggi tahunan yang menjadi titik optimisme pasar. Indikator stochastic negatif setelah penurunan dan konfirmasi pola negatif diakhir pekan lalu.
"Sedangkan indikator RSI berhasil rebound pada support rata-rata momentum dan melanjutkan momentum positif di area dekat overbought," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/10/2016).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menghapus pelemahan akhir pekan lalu dengan menguat 99,11 poin sebesar 1,85% dilevel 5.463,915 dengan volume yang moderate. Seperti halnya mayoritas negara di Asia, Indonesia pun mengalami peningkatan pada sisi kinerja sektor manufaktur sebesar 50,9 dari 50,4 diperiode sebelumnya.
Selain itu efek downtrendnya suku bunga Indonesia berhasil mengendalikan tingkat inflasi dimana pada bulan september sebesar 3,07% YoY sedangkan inflasi inti 3,21% YoY lebih kecil dari periode sebelumnya di level 3,32% YoY.
"Mulainya optimis investor asing yang melakukan aksi beli berish diakhir september dan berlanjut di awal oktober menjadi salah satu faktor pendorong dimana tercatat net buy Rp492,39 miliar," pungkasnya.
(Baca Juga: Bursa Jepang Naik, IHSG Berakhir Melesat ke Level 5.463)
Lebih lanjut dia menambahkan Ddimana terlihat selalu tertahan pada support moving avarage sejak minggu sebelumnya. IHSG pun terlihat sedang menguji resistance harga tertinggi tahunan yang menjadi titik optimisme pasar. Indikator stochastic negatif setelah penurunan dan konfirmasi pola negatif diakhir pekan lalu.
"Sedangkan indikator RSI berhasil rebound pada support rata-rata momentum dan melanjutkan momentum positif di area dekat overbought," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/10/2016).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menghapus pelemahan akhir pekan lalu dengan menguat 99,11 poin sebesar 1,85% dilevel 5.463,915 dengan volume yang moderate. Seperti halnya mayoritas negara di Asia, Indonesia pun mengalami peningkatan pada sisi kinerja sektor manufaktur sebesar 50,9 dari 50,4 diperiode sebelumnya.
Selain itu efek downtrendnya suku bunga Indonesia berhasil mengendalikan tingkat inflasi dimana pada bulan september sebesar 3,07% YoY sedangkan inflasi inti 3,21% YoY lebih kecil dari periode sebelumnya di level 3,32% YoY.
"Mulainya optimis investor asing yang melakukan aksi beli berish diakhir september dan berlanjut di awal oktober menjadi salah satu faktor pendorong dimana tercatat net buy Rp492,39 miliar," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :