IHSG Bakal Melaju di Kisaran Level 5.411-5.502
Rabu, 05 Oktober 2016 - 08:47 WIB
IHSG Bakal Melaju di Kisaran Level 5.411-5.502
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan tengah pekan ini diprediksi oleh Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya akan bergerak di kisaran level 5.411–5.502. Menurutnya bursa saham Tanah Air bergerak dalam rentang konsolidasi wajar.
Dia menambahkan support saat ini berada pada level 5.411 dan terlihat masih cukup dapat bertahan dengan kuat. "Sedangkan resistance level 5502 perlu digapai untuk memperkuat pola uptrend jangka pendek dari IHSG," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/10/2016).
(Baca Juga: IHSG Tengah Pekan Berpotensi Tertekan)
Sebelumnya IHSG berakhir menguat dengan tambahan tipis 0,15% atau setara dengan 8,40 poin ke level 5.472,32 saat mayoritas bursa Asia juga menghijau. Mayoritas sektor saham dalam negeri bergerak variatif pada sesi perdagangan sore.
Pelemahan terdalam terjadi pada sektor perkebunan sebesar 1,08% diikuti properti merosot 0,25%. Sedangkan penguatan tertinggi dipimpin aneka industri yang bertambah 1.17%.
Lebih lanjut William menjelaskan, fluktuatif harga komoditas masih akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG, demikian juga dengan rilis data kinerja emiten. "Hal tersebut yang akan turut mempengaruhi pergerakan IHSG dalam beberapa waktu mendatang, hari iini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
Dia menambahkan support saat ini berada pada level 5.411 dan terlihat masih cukup dapat bertahan dengan kuat. "Sedangkan resistance level 5502 perlu digapai untuk memperkuat pola uptrend jangka pendek dari IHSG," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/10/2016).
(Baca Juga: IHSG Tengah Pekan Berpotensi Tertekan)
Sebelumnya IHSG berakhir menguat dengan tambahan tipis 0,15% atau setara dengan 8,40 poin ke level 5.472,32 saat mayoritas bursa Asia juga menghijau. Mayoritas sektor saham dalam negeri bergerak variatif pada sesi perdagangan sore.
Pelemahan terdalam terjadi pada sektor perkebunan sebesar 1,08% diikuti properti merosot 0,25%. Sedangkan penguatan tertinggi dipimpin aneka industri yang bertambah 1.17%.
Lebih lanjut William menjelaskan, fluktuatif harga komoditas masih akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG, demikian juga dengan rilis data kinerja emiten. "Hal tersebut yang akan turut mempengaruhi pergerakan IHSG dalam beberapa waktu mendatang, hari iini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :