Wall Street Jatuh Terimbas Kekhawatiran Efek Negosiasi Brexit

Rabu, 05 Oktober 2016 - 09:26 WIB
Wall Street Jatuh Terimbas...
Wall Street Jatuh Terimbas Kekhawatiran Efek Negosiasi Brexit
A A A
NEW YORK - Wall Street pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat berakhir melemah terimbas kekhawatiran jelang negosiasi Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) alias Brexit. Ditambah peluang kenaikan suku bunga acuan AS oleh Bank Sentral AS (Fed) dalam beberapa bulan mendatang, memberikan ketidakpastian di pasar saham AS.

Dilansir Reuters, Rabu (5/10/2016) ini menjadi kejatuhan dua hari beruntun yang dicetak Wall Street, ketika para investor juga masih menanti pemenang pemilihan Presiden pada 8 November, mendatang. Sementara poundsterling meluncur ke titik terendah lebih dari tiga dekade setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May bersiap memulai negosiasi Brexit.

Kejatuhan pounds berimbas kepada pergerakan saham AS untuk menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor AS. "Jelas ada beberapa pengaruh terkait prospek pemisahan Inggris dari Uni Eropa dan berpeluang menimbulkan kekacauan," ucap Kepala Investasi Klien Bank AS Bill Northey.

Sementara International Monetary Fund (IMF) memprediksi ekonomi AS akan berada pada level 1,6% dari pertumbuhan 2016 sebesar 2,2%, dan ini diyakini menjadi gambaran suram ekonomi global kedepannya. Indeks Dow Jones industrial average tercatat pada perdagangan kemarin waktu setempat jatuh 0,47 % untuk mengakhiri hari di level 18.168,45.

Pelemahan juga terjadi indeks S & P 500 yang kehilangan 0,5% menjadi 2.150,49, saat komposit Nasdaq turun 0,21% ke level 5.289,66. Mayoritas indeks S & P 500 mengalami penurunan ketika sektor telekomunikasi melemah 1,67%. Sekitar 7,2 miliar saham diperdagangkan pada pasar saham AS sejalan dengan rata-rata harian 7,1 miliar selama 20 sesi menurut data Thomson Reuters.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
26 menit yang lalu
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
40 menit yang lalu
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
1 jam yang lalu
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
1 jam yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
2 jam yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
2 jam yang lalu
Infografis
25 Drone Kamikaze yang...
25 Drone Kamikaze yang Dioperasikan India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved