Rupiah Sesi Pagi Menguat Tipis, USD Dekati Level Tertinggi

Rabu, 05 Oktober 2016 - 10:19 WIB
Rupiah Sesi Pagi Menguat...
Rupiah Sesi Pagi Menguat Tipis, USD Dekati Level Tertinggi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tipis, masih di kisaran level Rp12.900/USD. Tren positif yang diperlihatkan mata uang Garuda mengiringi kenaikan USD terhadap beberapa mata uang utama lain saat Poundsterling jatuh ke posisi terburuk dalam 31 tahun.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp12.995/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi kemarin di level Rp12.998/USD.

Penguatan rupiah juga ditunjukkan data Sindonews bersumber dari Limas, yang dibuka naik tipis ke level Rp12.995/USD dibanding penutupan kemarin yang anjlok ke posisi Rp13.005/USD.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka positif di Rp12.980/USD dengan kisaran harian Rp12.973-Rp13.013/USD. Posisi rupiah pada sesi perdagangan hari ini membaik dibandingkan sebelumnya Rp12.985/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada pembukaan hari ini berada di level Rp12.994/USD. Nilai tersebut memang menguat dari posisi kemarin di level Rp12.978/USD dengan kisaran harian Rp12.982-Rp13.010/USD

Seperti dilansir Reuters, Rabu (5/10/2016) USD mendekati posisi tertinggi dalam dua bulan terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada perdagangan hari ini, terdorong hawkish komentar dari seorang pejabat The Fed. Sedangkan poundsterling masih ambruk ke posisi terburuk dalam tiga dekade di tengah kekhawatiran dampak keluarnya Brexit dari Uni Eropa (UE).

Indeks USD berdiri kokoh pada level 96.116 atau menjadi yang tertinggi sejak 9 Agustus. Greenback juga memiliki pijakan yang kuat pada awal pekan ketika data sektor manufaktur AS menunjukkan optimisme. USD sedikit tergelincir terhadap yen sebesar 0,2% ke level 102.705, ketika pada sesi sebelumnya menyentuh posisi tertinggi dalam tiga pekan di level 102.965.

"USD harus terus menjaga penguatan, tapi setelah enam hari beruntun mencetak keuntungan. Para pelaku pasar diminta hati-hati terkait koreksi USD terhadap yen, apalagi menjelang laporan non-farm payrolls ," ucap Manajer BK Asset Managemen Kathy Lien.

Kekuatan USD datang dari keuntungan melawan pounds yang ambruk ke posisi terendah dalam 31 tahun ke level 1.2721, usai hari sebelumnya jatuh 0,9%. Banyak pihak mencemaskan sikap pemerintah Inggris terkait negosiasi keluarnya dari Uni Eropa (UE) alias Brexit. Sedangkan euro hari ini terlihat mendatar terhadap USD ke level 1.1209.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
27 menit yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
46 menit yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
58 menit yang lalu
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
1 jam yang lalu
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
1 jam yang lalu
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved