Menhub Ungkap Pokok Masalah Dwelling Time

Senin, 10 Oktober 2016 - 20:26 WIB
Menhub Ungkap Pokok...
Menhub Ungkap Pokok Masalah Dwelling Time
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus mendorong proses bongkar muat kapal (dwelling time) di pelabuhan Tanjung Priok menjadi kurang dari 2,5 hari dari sebelumnya 5,7 hari. Hal ini guna meningkatkan daya saing pelabuhan.

"Dwelling time, hal ini banyak dibicarakan, saya apresiasi PT Pelindo II yang terus melakukan perbaikan. Dulu sampai 5,7 hari sekarang menjadi 3,2 hari, (tapi) kita minta kurang dari 2,5 hari," ujar Budi Karya pada diskusi publik sektor transportasi di Thamrin nine ballroom Jakarta, Senin (10/10/2016).

(Baca Juga: Jurus Pelindo II Potong Dwelling Time Jadi 2,5 Hari)

Lebih lanjut dia menerangkan dalam proses dwelling time ada tiga tahap yakni pre clearence, custome clearance, dan ketiga post clearence, namun yang menjadi masalah adalah pada proses pre clearence di mana ada 8 instansi dan sebagian harus ditandatangani penajbat eselon I.

"Bagaimana mungkin satu hari ribuan dokumen eselon I harus tandatangani, tapi Alhamddulilah dengan koordinasi yang baik departemen perdagangan dari 74 izin, 60 izin sudah online dan 14 sisanya mereka sudah lakukan klarifikasi," imbuhnya.

Lebih jauh katanya, keinginan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mendorong dwelling time jadi kurang dari 2,5 hari, tidak lain demi untuk meningkatkan daya saing pelabuhan. "Kita tetapkan 1 hari untuk pre custome, setengah hari bea cukai, dan satu hari pelabuhan untuk menyelesaikan," sambung dia.

(Baca Juga: Pelindo II Target Dwelling Time Jadi 2,5 Hari Awal Tahun Depan)

"Mengapa kita menekankan hal ini, karena memang dwelling time yang panjang itu membuat competitiveness pelabuhan rendah, karena pemilik barang cenderung kalau ada pelabuhan yang murah daripada nggak punya. Oleh karenanya‎ bersamaan dengan itu, kita melakukan biaya transhipment dan batasi tiga hari hari keluar," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Pakai Sistem NLE, Biaya...
Pakai Sistem NLE, Biaya Logistik Lebih Efisien dan Tekan Dwelling Time
Berita Terkini
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
10 menit yang lalu
Tak Perlu Ajukan Permohonan,...
Tak Perlu Ajukan Permohonan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Otomatis hingga 31 Agustus
33 menit yang lalu
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
1 jam yang lalu
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
1 jam yang lalu
Pegadaian Salurkan Lebih...
Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Seluruh Nusantara
12 jam yang lalu
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved