Hasil Pertemuan Sri Mulyani dengan Gubernur The Fed
Rabu, 12 Oktober 2016 - 18:14 WIB
Hasil Pertemuan Sri Mulyani dengan Gubernur The Fed
A
A
A
JAKARTA - Mendapat kehormatan menjadi Ketua Komite Pembangunan (Development Committee) dalam forum pertemuan Bank Dunia dan IMF, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun berbincang-bincang dengan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat Janet Yellen di Washington DC.
Dari hasil pembicaraan kedua perempuan ini, Ani--sapaan akrab Sri Mulyani--menuturkan ada indikasi The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini dan bertahan hingga tahun depan.
Ani menjelaskan, keputusan ini (menaikkan suku bunga) diambil melihat dari risiko dari pertumbuhan ekonomi dunia yang masih melemah. Selain itu, kenaikan juga melihat dari kondisi pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat. (Baca: Dari Washington, Sri Mulyani Langsung Ngebut Kerja)
"Keputusan terakhir memang masih menunda namun berdasarkan data-data ekonomi dan lapangan kerja, ada indikasi bahwa kenaikan suku bunga The Fed akan berubah (naik) pada akhir tahun ini dan tahun depan," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Keputusan ini, diharapkan Ani akan terus berlanjut hingga tahun depan. Maka itu, dia juga mengingatkan seluruh negara, khususnya negara berkembang yang akan terkena dampak dari kenaikan suku bunga The Fed, agar jangan sampai mengalami guncangan ekonomi.
"Tentunya kita mengingatkan kepada para negara khususnya negara berkembang untuk mengantisipasi ini. Agar tidak terlalu terpengaruh ekonominya saat suku bunga The Fed mengalami perubahan," pungkasnya.
Dari hasil pembicaraan kedua perempuan ini, Ani--sapaan akrab Sri Mulyani--menuturkan ada indikasi The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini dan bertahan hingga tahun depan.
Ani menjelaskan, keputusan ini (menaikkan suku bunga) diambil melihat dari risiko dari pertumbuhan ekonomi dunia yang masih melemah. Selain itu, kenaikan juga melihat dari kondisi pertumbuhan lapangan kerja di Amerika Serikat. (Baca: Dari Washington, Sri Mulyani Langsung Ngebut Kerja)
"Keputusan terakhir memang masih menunda namun berdasarkan data-data ekonomi dan lapangan kerja, ada indikasi bahwa kenaikan suku bunga The Fed akan berubah (naik) pada akhir tahun ini dan tahun depan," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Keputusan ini, diharapkan Ani akan terus berlanjut hingga tahun depan. Maka itu, dia juga mengingatkan seluruh negara, khususnya negara berkembang yang akan terkena dampak dari kenaikan suku bunga The Fed, agar jangan sampai mengalami guncangan ekonomi.
"Tentunya kita mengingatkan kepada para negara khususnya negara berkembang untuk mengantisipasi ini. Agar tidak terlalu terpengaruh ekonominya saat suku bunga The Fed mengalami perubahan," pungkasnya.
(ven)
Lihat Juga :