Masyarakat yang Punya NPWP Kurang dari 15% Penduduk Indonesia

Kamis, 13 Oktober 2016 - 16:19 WIB
Masyarakat yang Punya...
Masyarakat yang Punya NPWP Kurang dari 15% Penduduk Indonesia
A A A
MALANG - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kemenkeu menyebutkan, saat ini jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) baru 30 juta orang atau tidak sampai 15% dari total penduduk Indonesia sekitar 250 juta jiwa. Menurutnya, yang wajib memiliki NPWP seharusnya 60 juta orang.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, para WNI tersebut juga diberi kesempatan untuk mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty).

"Jumlah penduduk kita 250 juta jiwa harusnya yang punya NPWP 60 juta jiwa. Ini baru 30 juta jiwa. Mereka mustinya punya kesempatan dan hak yang sama ikut tax amnesty," katanya dalam acara Media Gathering Ditjen Pajak di Malang, Kamis (13/10/2016).

(Baca: Cara Ditjen Pajak Rayu UMKM Ikut Periode II Tax Amnesty)

Dengan mengikuti amnesti pajak, kata Hestu, maka kewajiban pajak di masa lalu yang belum dilaksanakan akan mendapatkan ampunan, termasuk sanksi pidana dan sanksi administratifnya. Para wajib pajak tersebut hanya tinggal membayar uang tebusan sebesar 2% dari harta yang dilaporkan.

"Ini sesuatu yang bagus bagi wajib pajak dan bahkan yang belum punya NPWP. Jadi, yang kemarin sudah tidak dipermasalahin lagi. Enggak bisa lagi ditagih," ungkap Hestu.

Apalagi, sambung dia, periode program pengampunan pajak masih cukup panjang. Program tersebut akan berlangsung tiga periode hingga Maret 2017, dan saat ini baru memasuki periode II.

"Ini (tax amnesty) sampai 31 Maret 2017. Kami berharap tidak ada yang ketinggalan. Sudah lewat eh kok enggak ikut. Ini yang problem kami di Ditjen Pajak, kami akan bergerak terus untuk sosialisasikan agar yang masih jutaan tadi ikut," imbuhnya.

Pada periode I, jumlah WNI yang mengikuti amnesti pajak masih terbilang kecil yaitu secara rata-rata 2% atau 400 ribu orang dari total wajib pajak di Tanah Air.

"Karena itu, kami di Ditjen Pajak begitu melihat angka (perolehan tax amnesty) kemarin pada 31 September oke itu menggembirakan. Tapi, masih banyak yang harus dilakukan. Jadi kami belum puas. Kami baru puas kalau sudah sedemikian banyak yang ikut tax amnesty," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
NIK Jadi NPWP, Kepatuhan...
NIK Jadi NPWP, Kepatuhan Pajak Ditargetkan Meningkat
Peluang dan Tantangan...
Peluang dan Tantangan NIK sebagai NPWP di Era Bonus Demografi
Begini Cara Membuat...
Begini Cara Membuat NPWP Online, Mudah Kok!
Sah! NIK Kini Digunakan...
Sah! NIK Kini Digunakan sebagai NPWP
Cara Cetak Ulang Kartu...
Cara Cetak Ulang Kartu NPWP Secara Online, Gampang Banget!
Integrasi NIK dan NPWP...
Integrasi NIK dan NPWP demi Tertibnya Perpajakan
Berita Terkini
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
12 menit yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
51 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
1 jam yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
1 jam yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
1 jam yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
1 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved