NIK Jadi NPWP, Kepatuhan Pajak Ditargetkan Meningkat
Minggu, 31 Juli 2022 - 18:20 WIB
loading...
Melalui integrasi NIK jadi NPWP, para Wajib Pajak (WP) akan lebih mudah masuk ke dalam sistem perpajakan, juga mempermudah pengawasan terhadap transaksi keuangan para wajib pajak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) sudah mulai dilakukan. Melalui integrasi ini, para Wajib Pajak (WP) akan lebih mudah masuk ke dalam sistem perpajakan, juga mempermudah pengawasan terhadap transaksi keuangan para wajib pajak.
Baca Juga: NIK Jadi NPWP, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Login Pajak Pakai NIK
Staf Khusus Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yustinus Prastowo mengatakan, dengan adanya integrasi NIK dan NPWP, pemerintah menargetkan akan lebih banyak lagi masyarakat yang masuk ke dalam sistem perpajakan dan dapat meningkatkan kepatuhan pajak.
“Belum ada target spesifik terkait penambahan wajib pajak dengan integrasi ini, karena pemerintah masih melakukan pemadanan data. Yang pasti, ini lebih sebagai ide besar yang harus kita syukuri, karena akan mempermudah proses administrasi,” kata Yustinus dalam sebuah webinar, Minggu (31/7/2022).
Meski demikian, hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan bahwa, tingkat pengetahuan publik terkait NIK menjadi pengganti NPWP masih relatif rendah. Di mana, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program baru tersebut.
Baca Juga: NIK Jadi NPWP, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Login Pajak Pakai NIK
Staf Khusus Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yustinus Prastowo mengatakan, dengan adanya integrasi NIK dan NPWP, pemerintah menargetkan akan lebih banyak lagi masyarakat yang masuk ke dalam sistem perpajakan dan dapat meningkatkan kepatuhan pajak.
“Belum ada target spesifik terkait penambahan wajib pajak dengan integrasi ini, karena pemerintah masih melakukan pemadanan data. Yang pasti, ini lebih sebagai ide besar yang harus kita syukuri, karena akan mempermudah proses administrasi,” kata Yustinus dalam sebuah webinar, Minggu (31/7/2022).
Meski demikian, hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan bahwa, tingkat pengetahuan publik terkait NIK menjadi pengganti NPWP masih relatif rendah. Di mana, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui program baru tersebut.
Lihat Juga :