Jokowi Geram Perizinan Berbelit Buat Investor Kabur

Kamis, 20 Oktober 2016 - 16:52 WIB
Jokowi Geram Perizinan...
Jokowi Geram Perizinan Berbelit Buat Investor Kabur
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kesekian kalinya kembali menekankan agar pemerintah baik di pusat dan daerah memperbaiki birokrasi dan proses perizinan di Indonesia. Pasalnya investor tidak akan betah berlama-lama di Indonesia, bila mengurus perizinan saja masih ribet.

Menurutnya, hingga saat ini investor masih belum puas dengan proses pengurusan perizinan di Indonesia. Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini masih kerap mendapatkan keluhan dari calon investor lantaran ruwetnya birokrasi perizinan di Tanah Air.

"Saya baru saja bertemu investor, mereka hitung izin hampir dua ribu lembarnya sampai 20 ribu lembar kalau dari pusat diurutkan ke daerah. Kalau seperti ini kita teruskan, investor nggak akan tahan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Jokowi mencontohkan, untuk mengurus izin mendirikan industri saja calon investor perlu izin ke Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Ketenagakerjaan. Tak hanya itu, investor juga dipusingkan dengan banyaknya lembar rekomendasi dan persyaratan sebelum mendapat izin pendirian industri.

"Saya contohkan, mendirikan bangunan ada parabolanya. Minta izin sendiri urusan parabola. Ada hotel membuat kolam renang, izin sendiri urusan kolam renang. Ada hotel, ada restoran izin sendiri urusan restoran. Kalau diteruskan kayak gini, percuma kita mau memasarkan bahwa negara ini ramah terhadap investasi, praktiknya masih seperti ini," imbuh dia.

Mantan Walikota Solo ini meminta pemerintah daerah (Pemda) mengontrol seluruh izin yang ada di daerahnya, termasuk mengenai lembar persyaratan dan rekomendasi yang seharusnya hanya dijadikan lampiran dan tidak perlu menyulitkan calon investor.

"Syarat bisa jadi izin, rekomendasi teknis sudah kayak izin, padahal itu kan lampiran. Pada saat mengajukan izin seharusnya sudah. Mulai minggu depan kita mau konsen disitu, syarat dan rekomendasi kayak ngurus izin nggak bisa diteruskan," tegas dia.

Buruknya sistem perizinan di Indonesia, kata Jokowi, juga terlihat dari indeks kemudahan berusaha (ease of doing business) yang masih jauh dari negara tetangga seperti di Thailand dan Malaysia. Meskipun perlahan ranking ease of doing business Indonesia mulai menunjukkan perbaikan, namun tetap saja masih kalah jauh dari dua negara di ASEAN tersebut.

"Ease of doing business di negara kita rankingnya masih 109. Sebelumnya 120 kemudian loncat dikit jadi 109. Thailand 49, malaysia 18. Perlu saya ulang supaya kita bisa melihat diri sendiri bahwa izin ini memang yang harus segera disederhanakan dan disimpelkan," tutup Jokowi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada Kapal JKW Mahakam-Dewi...
Ada Kapal JKW Mahakam-Dewi Iriana di Raja Ampat, Ini Respons Jokowi
Curhat Jokowi Saat Masih...
Curhat Jokowi Saat Masih Susah Jadi Pengusaha: Urus Izin Usaha Harus Bayar
Demi Keadilan, Jokowi...
Demi Keadilan, Jokowi Cabut Izin 2.078 Perusahaan Tambang
2.078 IUP yang Dicabut...
2.078 IUP yang Dicabut Jokowi Tersebar di 29 Provinsi
2.078 Izin Usaha Pertambangan...
2.078 Izin Usaha Pertambangan Dicabut, Pemerintah Tak Pandang Bulu Siapa Pemiliknya
Cerita Jokowi Pernah...
Cerita Jokowi Pernah Merasakan Susahnya Mengurus Izin Usaha
Berita Terkini
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
11 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
1 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
1 jam yang lalu
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
2 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved