Harga Cabai di Sagulung Meninggi Rp70.000/Kg
Jum'at, 21 Oktober 2016 - 02:22 WIB
Harga Cabai di Sagulung Meninggi Rp70.000/Kg
A
A
A
SAGULUNG - Harga cabai di pasaran masih tinggi, bahkan harga cabai merah mencapai Rp70.000 per kilogram di Pasar Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung, Batam. Harga cabai ini mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Alhasil melambungnya harga cabai membuat warga mengeluh dan penjualan pedagang menurun.
Salah seorang pedagang sayuran di SP Plaza, Ajeng (30) mengeluhkan kenaikan harga cabai yang sudah terjadi sepekan belakangan. Ia menyampaikan harga cabai merah dijual Rp70.000 per kg, cabai hijau Rp40.000 per kg, cabai rawit Rp50.000/kg, cabai rawit jawa Rp80.000/kg. Sebelumnya, ia menjual cabai merah berkisar Rp40.000/kg.
"Sudah seminggu ini jual harga Rp70 ribu, jadi penjualan menurun sekarang. Pelanggan yang biasanya beli setengah kilo kini jadi seperempat kilo setalah harga naik," ujar Ajeng saat ditemui di kios jualannya Kamis (20/10/2016).
Ia mengaku, omset jual belinya berkurang karena tak ada yang beli. Sebelum harga naik, biasanya ia menjual cabai sebanyak 15 kg per hari. Namun sekarang, ia hanya laku delapan kilogram. Ajeng berharap harga cabai ini secepatnya normal kembali agar pelanggan tidak kesusahan mau membeli cabai.
"Sebelum naik masih terjual 15 kilo sehari, sekarang delapan kilo saja tidak habis. Kalau bisa harga cabai ini normal kembalilah," harapnya.
Hal serupa disampaikan pedagang sayur pasar Fanindo, Susi. Ia menuturkan, harga cabai merah sekarang dijual Rp69.000 per kg, cabai hijau Rp38.000 per kg, cabai rawit Rp40.000 per kg, cabai rawit jawa Rp55.000 per kg. Ini berdampak terhadap penurunan penjualan sejak meroketnya harga cabai.
"Mahal sekarang dalam beberapa hari ini, biasanya jual Rp40 ribu per kilo. Dampaknya pembeli merosot, yang biasa beli sekilo sekarang beli setengah kilo, yang setengah kilo jadi seperempat," kata Susi.
Sementara itu warga, Naryati (50) warga Tembesi mengaku tak mampu untuk membeli banyak karena harga yang mahal. Ia mengatakan cabai merupakan salah satu komoditas pokok dalam rumah tangga, sehingga semahal apapun terpaksa dibeli. Ia berharap pemerintah dapat menekan harga cabai supaya kembali sediakala.
"Walau mahal tetap beli, biasa beli banyak sekarang cuma sedikit. Maunya harga diturunkan supaya masyarakat tidak terbebani," katanya.
Salah seorang pedagang sayuran di SP Plaza, Ajeng (30) mengeluhkan kenaikan harga cabai yang sudah terjadi sepekan belakangan. Ia menyampaikan harga cabai merah dijual Rp70.000 per kg, cabai hijau Rp40.000 per kg, cabai rawit Rp50.000/kg, cabai rawit jawa Rp80.000/kg. Sebelumnya, ia menjual cabai merah berkisar Rp40.000/kg.
"Sudah seminggu ini jual harga Rp70 ribu, jadi penjualan menurun sekarang. Pelanggan yang biasanya beli setengah kilo kini jadi seperempat kilo setalah harga naik," ujar Ajeng saat ditemui di kios jualannya Kamis (20/10/2016).
Ia mengaku, omset jual belinya berkurang karena tak ada yang beli. Sebelum harga naik, biasanya ia menjual cabai sebanyak 15 kg per hari. Namun sekarang, ia hanya laku delapan kilogram. Ajeng berharap harga cabai ini secepatnya normal kembali agar pelanggan tidak kesusahan mau membeli cabai.
"Sebelum naik masih terjual 15 kilo sehari, sekarang delapan kilo saja tidak habis. Kalau bisa harga cabai ini normal kembalilah," harapnya.
Hal serupa disampaikan pedagang sayur pasar Fanindo, Susi. Ia menuturkan, harga cabai merah sekarang dijual Rp69.000 per kg, cabai hijau Rp38.000 per kg, cabai rawit Rp40.000 per kg, cabai rawit jawa Rp55.000 per kg. Ini berdampak terhadap penurunan penjualan sejak meroketnya harga cabai.
"Mahal sekarang dalam beberapa hari ini, biasanya jual Rp40 ribu per kilo. Dampaknya pembeli merosot, yang biasa beli sekilo sekarang beli setengah kilo, yang setengah kilo jadi seperempat," kata Susi.
Sementara itu warga, Naryati (50) warga Tembesi mengaku tak mampu untuk membeli banyak karena harga yang mahal. Ia mengatakan cabai merupakan salah satu komoditas pokok dalam rumah tangga, sehingga semahal apapun terpaksa dibeli. Ia berharap pemerintah dapat menekan harga cabai supaya kembali sediakala.
"Walau mahal tetap beli, biasa beli banyak sekarang cuma sedikit. Maunya harga diturunkan supaya masyarakat tidak terbebani," katanya.
(ven)
Lihat Juga :