Peningkatan Akses Keuangan Kurangi Angka Kemiskinan

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 06:27 WIB
Peningkatan Akses Keuangan...
Peningkatan Akses Keuangan Kurangi Angka Kemiskinan
A A A
JAKARTA - Peningkatan akses keuangan atau inklusi keuangan di Indonesia dapat mengurangi tingkat kemiskinan khususnya di kawasan Timur Indonesia.

Masih terbatasnya akses keuangan di Indonesia membuat masyarakat lebih memilih menghabiskan uang ke arah perilaku konsumtif. Membentuk isu keuangan yang terbuka membutuhkan peran teknologi dan kehumasan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad menyebutkan, peningkatan inklusi keuangan membuat masyarakat terbiasa mengelola keuangannya lebih produktif. Misalnya masyarakat bisa mendapatkan pinjaman yang kemudian dapat digunakan sebagai modal usaha.

"Mendekatkan jarak layanan keuangan itu susah. Kalau semakin dekat, orang semakin mudah berusaha. Kalau mudah berusaha akan terhindar dari kemiskinan. Dalam forum dunia isu inklusi keuangan sama pentingnya dengan isu pendidikan. Akses keuangan harus terus dibuka dan bukan hanya untuk kalangan tertentu saja," kata Muliaman dalam acara OJK Government PR Forum di Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Kemudian, inklusi keuangan di daerah-daerah terpencil seperti pedesaan dan kawasan Indonesia timur juga harus terus dilakukan. Karena di daerah-daerah tersebut, masyarakat masih sulit untuk menemukan layanan keuangan."Terutama di desa-desa dan di bagian timur. Menurut saya perlu terus didorong dan kampanye akan terus kita lanjutkan," tuturnya.

Dirinya menambahkan, kemudahan akses keuangan di Indonesia bukan hanya hak beberapa golongan saja. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses keuangan yang mudah. "Menjadi industri keuangan inklusif tidak ekslusif, tidak hanya untuk masyarakat tertentu," ujarnya.

Otoritas berjanji akan memberikan kemudahan kredit kepada segmen para petani. Sebelumnya, OJK telah meluncurkan kemudahan penyaluran kredit lewat program Jangkau, Sinergi, dan Guideline (Jaring) kepada pelaku industri kelautan dan perikanan. Kemudahan penyaluran kredit kepada petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Indonesia. Sehingga produksi pangan di Indonesia dapat meningkat.

"Kita akan lanjutkan tidak hanya ke Jaring, tidak hanya sektor kemaritiman, tapi juga pemberdayaan bidang pangan dan pertanian. Nanti akan kita luncurkan," katanya.

Sedangkan, program Jaring masih akan terus dilanjutkan ke depan. Sehingga akses keuangan pelaku industri kelautan dan perikanan, khususnya para nelayan dapat semakin mudah.

OJK juga menggandeng pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kredit Jaring untuk para pelaku industri kelautan dan perikanan."Jaring terus dilanjutkan. Kita kan juga bekerja sama dengan pemerintah, artinya memberdayakan sektor kemaritiman dengan cara meningkatkan program pembiayaan," tuturnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
14 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
27 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
46 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
54 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
1 jam yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
2 jam yang lalu
Infografis
Tapera bagi Pekerja...
Tapera bagi Pekerja hanya Akan Membebani Keuangan Rumah Tangga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved