Harga Rumah Bersubsidi Diusulkan Rp135 Juta

Selasa, 25 Oktober 2016 - 07:08 WIB
Harga Rumah Bersubsidi...
Harga Rumah Bersubsidi Diusulkan Rp135 Juta
A A A
SEMARANG - Harga jual rumah bersubsidi pada tahun 2017 mendatang diusulkan naik dari tahun ini, yang semula Rp116,5 juta menjadi Rp135 juta. Usualan kenaikan tersebut dianggap relevan dengan kondisi pasar dan sudah disesuaikan dengan kenaikan harga tanah dan bahan bangunan.

Wakil Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Jawa Tengah bidang Perumahan Rakyat, Andi Kurniwan mengaku, usulan kenaikan harga rumah bersubsidi sudah disampaikan kepada REI Pusat dengan harapan segera disampaikan kepada pemerintah.

Dia mengaku, dengan harga jual rumah bersubsidi saat ini sebesar Rp116,5 juta membuat pengembang tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya untuk mendapatkan harga tanah di bawah Rp100 ribu per meter sudah sangat sulit diraih.

Akibatnya, kata dia, saat ini banyak pengembang perumahan bersubsidi beralih ke perumahan kelas menengah, karena dinilai lebih relalistis dan harga jualnya lebih tinggi. "Kami berharap usulan ini bisa diterima sehingga bisa kembali menumbuhkan semangat teman-teman pengembang," ujarnya, Senin (24/10/2016).

Andi menambahkan, usulan yang diajukan REI Jateng dibuat secara maksimal, mengingat setiap daerah harganya berbeda-beda. "Di Semarang mencari tanah murah sudah sulit tapi belum tentu di daerah lain," katanya.

Pihaknya memprediksi kenaikan harga rumah bersubsidi yang akan disetujui pemerintah berada di kisaran Rp125 juta-Rp127 juta per unit. Jika nanti pemerintah menaikan harga jual, para pengembang pun berkomitmen untuk ikut juga menaikan spesifikasi rumah yang dibangunnya.

Sementara itu untuk terus meningkatkan gairah pembangunan rumah sederhana bersubsidi di Jawa Tengah, REI Jateng mendorong para pengembang wilayah-wilayah yang selama ini kurang agresif untuk meningkatkan produktivitasnya.

Beberapa daerah khususnya kawasan Pantura seperti Brebes, Tegal, Pekalongan sampai Rembang, sampai saat ini masih relatif kurang produktif untuk pembangunan rumah sederhana bersubsidi. "Ini menjadi PR kami. Kendalanya selama ini memang untuk kawasan Pantura memang kurang developer," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
Sunrise Koridor Timur,...
Sunrise Koridor Timur, Rolling Hills Hadirkan Perumahan Karya Arsitek Kelas Dunia
Kementerian Perumahan...
Kementerian Perumahan Mulai Bekerja, REI Ungkap Apa Prioritas Utama
Pengentasan Kemiskinan,...
Pengentasan Kemiskinan, REI Lakukan lewat Perumahan Layak Huni
BTN Siap Mendukung REI...
BTN Siap Mendukung REI Wujudkan Rumah Rakyat Berkualitas
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved