ISEF Luncurkan 3 Inisiasi Bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah

Kamis, 27 Oktober 2016 - 01:37 WIB
ISEF Luncurkan 3 Inisiasi...
ISEF Luncurkan 3 Inisiasi Bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah
A A A
JAKARTA - Rangkaian kegiatan Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2016 telah dimulai sejak Selasa (25/10), dengan diluncurkannya tiga inisiasi di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Ketiga inisiasi tersebut adalah peluncuran Islamic Financial Market Code of Conduct, model sukuk linked waqaf, serta serta pembentukan Satuan Tugas Akselerasi Ekonomi Syariah (Satu Akses) di Jawa Timur.

Diluncurkannya ketiga inisiasi tersebut dilakukan Bank Indonesia bersama-sama dengan lembaga-lembaga terkait. Rangkaian kegiatan ISEF 2016 akan berlangsung mulai tanggal 25-30 Oktober 2016 bertempat di Grand City, Surabaya.

Peluncuran Islamic Financial Market Code of Conduct mengawali berlakunya pedoman transaksi di pasar keuangan syariah, yang menunjukkan perbedaan antara transaksi di pasar keuangan syariah dan pasar keuangan konvensional.

"Beberapa perbedaan utama antara market code of conduct (konvensional) dengan Islamic Financial Market Code of Conduct adalah adanya unsur etika dan moral bertransaksi secara syariah, kewajiban pelaku pasar untuk patuh terhadap fatwa Dewan Syariah Nasional, dan aspek kemaslahatan bagi sektor riil dan masyarakat secara umum," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews di Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Bank Indonesia, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan perwakilan BUMN, pada hari ini juga meluncurkan model sukuk linked waqaf yang merupakan inovasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf dengan sukuk.

Dalam model ini, BUMN sebagai perusahaan negara menjadi lembaga yang paling tepat untuk menerbitkan sukuk linked waqaf karena karakteristik sosial aset wakaf memiliki kesamaan dengan aktifitas BUMN yang melaksanakan proyek-proyek pemerintah untuk kepentingan publik.

Optimalisasi aset wakaf dengan menggunakan instrumen Sukuk BUMN diharapkan dapat menambah varian dan jenis sukuk yang telah ada, dan menarik minat investor untuk mendukung pendalaman pasar keuangan syariah.

Sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Surabaya 2014, pada hari ini juga diluncurkan Satuan Tugas Akselerasi Ekonomi Syariah (Satu Akses) yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan perwakilan otoritas terkait di daerah, yaitu Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Agama, serta melibatkan lembaga terkait lainnya yaitu asosiasi pengusaha, lembaga keagamaan Islam, dan universitas-universitas di Jawa Timur.

"Satgas ini merupakan wadah atau organisasi yang dibentuk untuk mengakomodir percepatan dan program ekonomi syariah di Jawa Timur," papar dia.

Pembentukan Satu Akses adalah tindak lanjut dari Deklarasi Surabaya yang ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia, Ketua OJK, Gubernur Jawa Timur, serta perwakilan pimpinan 17 pondok pesantren, saat ISEF pertama tahun 2014.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
I-Hajj Syariah Fund...
I-Hajj Syariah Fund IIM Catatkan Return Kumulatif 439,38%
Saksikan Webinar Live...
Saksikan Webinar Live Demo: Sharia Fundamental Analysis Bersama MNC Sekuritas!
Total Aset Keuangan...
Total Aset Keuangan Syariah Mencapai Rp1.862,77 Triliun
Erick Thohir: Ekonomi...
Erick Thohir: Ekonomi Syariah Indonesia Semakin Membuktikan Perannya
Dorong Kinerja Pasar...
Dorong Kinerja Pasar Modal Syariah RI, Ini Kebijakan Strategis Pemerintah
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
12 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
23 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
24 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved