Dorong Kinerja Pasar Modal Syariah RI, Ini Kebijakan Strategis Pemerintah

Kamis, 15 Juli 2021 - 21:30 WIB
loading...
Dorong Kinerja Pasar...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mengembangkan pasar modal syariah di Indonesia. Tercatat ada dua kebijakan strategi yang ditempuh otoritas RI.

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury menyebutkan kedua kebijakan yang diambil diharapkan mampu mendorong kinerja pasar modal syariah di Tanah Air. Adapun kebijakan yang dimaksud ialah pengembangan efek syariah melalui securities crowdfunding dan penerbitan sukuk daerah.

"Kebijakan yang kami harapkan bisa mendorong pasar modal syariah adalah pengembangan efek syariah melalui securities crowdfunding," ujar Pahala, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga: Wapres Minta Milenial Didorong Masuk Pasar Syariah

Strategi securities crowdfunding sendiri akan diperkuat oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 57/POJK.P4/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi. Pahala menilai, keberadaan POJK tersebut, berpotensi mendorong produk-produk saham syariah dan sukuk yang diterbitkan melalui securities crowdfunding. Pemerintah juga berharap, beleid tersebut dapat memenuhi kebutuhan pendanaan bagi sektor UMKM maupun para pengusaha yang bergerak di bidang startup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Pertumbuhan Pasar Modal Syariah melalui Sharia Investment Week 2026
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Rekomendasi
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Solusi Menginap Berkualitas...
Solusi Menginap Berkualitas dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp100.000
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved