Jokowi: Jangan Harap Ekonomi Membaik jika Bergantung APBN

Rabu, 26 Oktober 2016 - 17:54 WIB
Jokowi: Jangan Harap...
Jokowi: Jangan Harap Ekonomi Membaik jika Bergantung APBN
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk menggerakkan roda perekonomian Tanah Air. APBN tidak bisa diandalkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi akan lebih baik jika investasi yang masuk ke Indonesia juga banyak. Karena itu, pemerintah harus mencari cara agar swasta dapat tertarik berinvestasi di Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur yang efek dominonya sangat terasa untuk masyarakat.

(Baca: APBN Minim, Jokowi Berharap Swasta Garap Proyek Infrastruktur)

"‎Sehingga betul-betul dengan menggerakkan investasi inilah saya meyakini pertumbuhan kita akan bisa naik. Kalau hanya tergantung APBN, jangan terlalu berharap," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Untuk membuat swasta tertarik masuk proyek infrastruktur, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan agar para menterinya jangan hanya menyuguhkan‎ lokasi. Namun, pemerintah juga harus menyiapkan perencanaan hingga kalkulasi matang agar investor tidak hanya meraba-raba.

‎"Jika tertarik, dukungan untuk pengurusan izin, dukungan untuk menjamin kepastian usaha mereka juga harus dikawal dan diikuti. Kalau enggak ya lepas lagi," imbuh dia.

Namun, Jokowi juga mengingatkan agar ketersediaan listrik, energi dan pembebasan lahan juga harus dikawal dengan baik. "Sehingga, investasi nonanggaran pemerintah bisa betul-betul semakin meningkat. Saya melihat loncatan dalam dua tahun ini dapat dikatakan belum. Padahal yang ngantre banyak. Sehingga, kita harapkan ini menjadi evaluasi kita semuanya," tutur Jokowi.

Selain swasta, alternatif permodalan untuk proyek infrastruktur juga dapat dilakukan dengan meningkatkan penyertaan modal langsung dari lembaga pengelola dana pensiun dan asuransi.

"Perlu dilakukan terobosan dalam sumber-sumber pembiayaan, ini Pak Menko saya kira kita harus juga menuju ke sana. Dan setelah itu juga harus dipastikan bahwa investasi itu berjalan dengan baik," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sepakati Asumsi RAPBN...
Sepakati Asumsi RAPBN 2021, Kesehatan-Ekonomi Jadi Prioritas
Ramalan Jokowi: Ekonomi...
Ramalan Jokowi: Ekonomi RI Tahun 2022 Tumbuh 5,5%
Perry Warjiyo Lebih...
Perry Warjiyo Lebih Pede dari Pemerintah Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021
Airlangga Ungkap Alasan...
Airlangga Ungkap Alasan Jokowi Bilang Ekonomi RI Segar
Usulan Asumsi Dasar...
Usulan Asumsi Dasar Makro 2025: Ekonomi RI Tumbuh 5,1-5,5%, Rupiah Rp15.300-Rp16.000/USD
Puan Perjuangkan Anggaran...
Puan Perjuangkan Anggaran Subsidi Tetap Ada di RAPBN 2023
Berita Terkini
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
20 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
32 menit yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
52 menit yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
1 jam yang lalu
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
1 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved