IHSG Akhir Pekan Diproyeksi Bergerak Mixed

Jum'at, 28 Oktober 2016 - 08:39 WIB
IHSG Akhir Pekan Diproyeksi...
IHSG Akhir Pekan Diproyeksi Bergerak Mixed
A A A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi oleh Analis Reliance Securities Lanjar Nafi pada perdagangan akhir pekan ini, masih bergerak terkonsoldasi dengan Indikator Stochastic yang menyempit pada area dekat oscillator. Menurutnya momentum RSI bergerak flat tepat pada middle oscillator.

"IHSG akan menguji resistance upper band sebagai konfirmasi penguatan. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed," terang Lanjar kepada SINDOnews di Jakarta, Jumat (28/10/2016).

(Baca Juga: IHSG Menanti Momentum Cetak Rekor Tertinggi)

Sementara itu dia menerangkan sebelumnya bursa Asia pada perdagangan kemarin ditutup mayoritas tertekan pada zona negatif. Harga obligasi dan Nilai mata uang turun disaat perkasanya USD lanjut dia membuat nvestor cenderung berspekulasi bahwa The Fed sedang menyikapi peningkatan suku bunga. Sedangkan IHSG kemarin berhasil meninggalkan keterpurukannya dengan ditutup menguat 17.15 poin sebesar 0.32% dilevel 5416.84 dengan volume yang cukup tingg

Dia menerangkan sektor keuangan dan infrastruktur memimpin penguatan seakan merefleksikan kinerja keuangan yang cukup positif dibeberapa sektor tersebut. Meskipun demikian Investor asing cenderung mengambil langkah aman terlihat pada catatan net sell yang kembali tinggi dilevel Rp678.96 miliar disaat faktor eksternal cukup negatif membayangi terlebih nilai tukar USD yang terapresiasi pada hari ini.

"Bursa Eropa dibuka berfluktuatif turunnya obligasi dan penguatan USD disaat prospek kebijakan moneter mengenai kenaikan suku bunga The Fed. Sentimen diakhir pekan di antaranya Survey dan estimasi GDP Prancis, Spanyol dan US. Indeks tingkat inflasi di German," paparnya

Menurutnya IHSG pada hari ini akan bergerak mixed menguji resistance dengan range pergerakan 5378-5475. "Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Global Mediacom Tbk. (BMTR), PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Jika IHSG Melempem,...
Jika IHSG Melempem, Mainkanlah Enam Saham Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Berita Terkini
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
9 menit yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
40 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
2 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
2 jam yang lalu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved