Perbandingan Dana Kampanye Donald Trump Lawan Hillary Clinton

Jum'at, 28 Oktober 2016 - 21:11 WIB
Perbandingan Dana Kampanye...
Perbandingan Dana Kampanye Donald Trump Lawan Hillary Clinton
A A A
WASHINGTON - Sebelas hari lagi Amerika Serikat akan melakukan pesta demokrasi alias pemilihan presiden. Yang namanya pesta pasti memerlukan banyak uang. Lantas berapa uang untuk kampanye yang sudah digelontorkan bagi kedua Capres AS: Donald John Trump dari Partai Republik melawan Hillary Rodham Clinton asal Partai Demokrat?

Melansir Bloomberg, Jumat (28/10/2016), Hillary terus mendominasi dana kampanye dengan mengumpulkan dana hingga USD1 miliar atau setara dengan Rp13,05 triliun, sejak maju menjadi calon Presiden. Uang tersebut merupakan sumbangan dari para donator kelas berat.

Para pengusaha besar pro-Hillary menginvestasikan uangnya melalui Super-PAC (Political Action Committee) hingga mencapai USD201,5 juta (lihat bagan). Komite Aksi Politik ini merupakan sebuah organisasi yang dibentuk untuk mengumpulkan sumbangan kampanye, baik Capres atau calon kepala daerah di AS.

Sebagai informasi, menurut Komite Pemilihan Federal, sebuah organisasi menjadi PAC ketika menerima atau menghabiskan dana lebih dari USD2.600 alias Rp33,9 juta demi tujuan mempengaruhi pemilihan.

dana kampanye Pilpres AS
Dan dari jumlah USD1 miliar tersebut, ratusan juta dolar telah digelontorkan untuk belanja media, mulai dari iklan di televisi, pencitraan di media sosial, hingga pemberitaan di media massa untuk mempengaruhi masyarakat.

Meski telah menghamburkan ratusan juta dolar, Hillary dikabarkan masih memiliki dana besar menuju hari terakhir kampanye, demi memobilisasi pemilih agar memuluskan ambisinya menuju Gedung Putih.

Sementara itu, Donald Trump lebih mengandalkan pada uang sendiri dan beberapa sumbangan pengusaha. Ia mulai aktif mengumpulkan dana sumbangan sejak bulan Mei. Hal ini karena melihat kesenjangan penggalangan dana antara dirinya dengan Nyonya Clinton. Adapun total dana Super-PAC Trump mencapai USD59,1 juta alias Rp770,94 miliar.

dana kampanye Pilpres AS
Merujuk data Komisi Pemilihan Federal yang dilansir CNBC, Jumat (28/10/2016), dana kas tunai Hillary hingga 20 Oktober lalu, telah mencapai USD62 juta atau setara dengan Rp809,57 miliar (estimasi kurs Rp13.057/USD).

Untuk biaya penggalangan dana yang diterima sebesar USD52,8 juta alias Rp689,44 miliar. Dan biaya yang telah dihabiskan sebanyak USD50,1 juta atau Rp654,19 miliar. Dari jumlah tersebut, lebih dari USD30 juta (Rp391,73 miliar) untuk belanja media dan USD1,7 juta untuk membayar tim “panasbungnya”.

dana kampanye Pilpres AS
Adapun dana kas tunai Donald Trump hingga 20 Oktober, hanya seperempat dari tim Hillary, yaitu USD16 juta atau berkisar Rp208,92 miliar, yang berasal dari dompet pribadinya. Lantas untuk biaya penggalangan dana bersama komite dengan Partai Republik mencapai USD68 juta.

Trump sendiri dikabarkan, sepanjang 1-19 Oktober kemarin, telah menghabiskan USD49,3 juta. Sebanyak USD500 ribu untuk membayar tim sukses dan USD33 juta dihabiskan demi belanja media untuk melawan pencitraan dan survei tim Hillary yang mempengaruhi masyarakat.

Namun Trump menyatakan akan meningkatkan dana kampanyenya hingga USD100 juta menjelang Hari Pemilihan. Dalam e-mail penggalangan dana yang dikirim Kamis, Trump berjanji akan mencocokkan sumbangan kampanye sampai akhir bulan dengan tiga kali lipat jumlah yang diberikan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved