Menteri Susi Berhasil Bikin 10.000 Kapal Asing Kabur dari RI

Kamis, 03 November 2016 - 11:45 WIB
Menteri Susi Berhasil...
Menteri Susi Berhasil Bikin 10.000 Kapal Asing Kabur dari RI
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan, kebijakan penangkapan ikan secara ilegal (illegal unreported unregulated/IUU fishing) yang dikeluarkannya telah membuahkan hasil. Setelah hampir dua tahun digulirkan, setidaknya 10.000 kapal asing kabur dari wilayah perairan Indonesia.

Dia menyatakan, selama ini Indonesia terlalu larut dengan sumber daya daratan dan mengabaikan besarnya sumber daya laut Indonesia. Akibatnya, negara lain mengambil untuk dari kekayaan laut Indonesia.

"Kita lupa laut kita, sementara negara tetangga mengambil benefit dari kayanya laut kita," katanya dalam acara Forum BUMN 2016 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Karena itu, sambung mantan Bos Susi Air ini, sejak awal menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, gebrakan awalnya adalah memberantas IUU fishing yang telah merugikan Indonesia sangat besar. Bayangkan, satu perusahaan ikan asing saja menangkap ikan sekitar 3,5 juta ton per tahun di laut Indonesia.

"Kalau harganya USD1, itu (rugi) USD3,5 miliar. Padahal itu ada udang, cumi yang harganya tidak mungkin Rp10 ribu sampai Rp20 ribu. Dan itu ada beberapa perusahaan seperti ini," imbuh dia.

Susi menyebutkan, jumlah kapal eks asing yang ditenggelamkan dalam program perang melawan IUU fishing hanya sekitar 286 unit. Namun ternyata, efeknya lebih besar karena 10.000 kapal lainnya minggat karena takut ditenggelamkan.

"Selama 1,5 tahun ini penenggelaman hanya 286 unit. Tapi yang pergi dari laut Indonesia lebih dari 10 ribu kapal. Jadi detterence effect terjadi di sana," tutur dia.

Menurutnya, pemberantasan kapal asing ilegal harus dijadikan misi nasional Indonesia. Sebab, IUU fishing sudah mengakar selama beberapa dekade. "‎Kalau tidak dipakai sebagai misi nasional pasti akan ada persoalan. Ini itu tidak bisa, akhirnya kita ambil ownership pemberantasan ini semua kapal kita tangkap dan tenggelamkan sesuai konstitusi dan UU kita," tandas Susi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Geram...
Susi Pudjiastuti Geram Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Sebut Ada Kartel Laut...
Sebut Ada Kartel Laut Nusantara, Susi Pudjiastuti: Butuh Kepemimpinan Kuat
Berita Terkini
PB PMII Dorong Audit...
PB PMII Dorong Audit Rantai Pasok Batu Bara Usai Pemadaman Listrik
14 menit yang lalu
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
37 menit yang lalu
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
57 menit yang lalu
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
9 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
10 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
10 jam yang lalu
Infografis
Akula, Kapal Selam Nuklir...
Akula, Kapal Selam Nuklir Terbesar di Dunia Bikin Merinding
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved