IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat Terbatas

Senin, 07 November 2016 - 07:59 WIB
IHSG Awal Pekan Diprediksi...
IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat Terbatas
A A A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini di awal pekan menurut Analis Reliance Securities Lanjar Nafi masih akan bergerak mixed mencoba menguat terbatas. Moving Average 50 hari bakal berada kembali di atas dengan range pergerakan 5.300-5.375.

Dia menambahkan IHSG secara teknikal analysis bergerak mencoba mengkoreksi aksi panic selling investor yang terjadi pada hari kamis pada perdagangan hari ini. Keluarnya IHSG dari support MA50 seakan memberikan signal pergerakan trend bearish untuk jangka pendek hingga menengah.

"Indikator pun negatif terlihat dari indikator stochastic yang cenderung bergerak turun mendekati area jenuh jual. Indikator pendeteksi trend seperti ADX pun seakan mengkonfirmasi trend bearish yang akan di bentuk dengan melebarkan ruang pergerakan negatif dari garis indikator ADX," ujarnya di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Sementara, akhir pekan yang juga bertepatan dengan aksi unjuk rasa di Jakarta yang cukup besar IHSG dibuka melanjutkan pelemahannya. Namun menjelang hingga penutupan perdagangan di sesi kedua IHSG berbalik menguat 33,15 poin sebesar 0,62% dilevel 5.362,66 kondisi yang kondusif pada aksi unjuk rasa di Jakarta mengurangi kekhawatiran investor.

Indeks sektor pertambangan yang sebelumnya memimpin pelemahan berbalik menguat memimpin penguatan hingga 2,34% disusul oleh sektor aneka industri. Sentimen akhir tahun dapat menaikan harga komoditas pertambangan akibat musim dingin diberbagai belahan dunia masih menjadi triger penguatannya.

"Setelah investor asing melakukan aksi beli pada perdagangan sebelumnya pada hari ini justru telihat mengambil langkah aman dengan melakukan aksi jual bersih cukup besar dilevel Rp912,71 miliar," pungkasnya.

Saham-saham yang dapat masih dapat diperhatikan diantaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN), PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE). Selanjutnya ada DILD, EXCL, KRAS, LSIP, MNCN, SMRA, WIKA, dan BJBR.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Jika IHSG Melempem,...
Jika IHSG Melempem, Mainkanlah Enam Saham Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
2 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
4 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
4 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
6 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
8 jam yang lalu
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved