IHSG Siang Balik Menghijau, Rupiah Masih Tertekan
Senin, 07 November 2016 - 12:44 WIB
IHSG Siang Balik Menghijau, Rupiah Masih Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang masih berada di bawah tekanan, untuk mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang balik menguat. Sempat melemah pada sesi pembukaan pagi tadi, bursa saham Tanah Air balik ke zona hijau di sesi I.
Menurut data Yahoo Finance, rupiah siang ini berada di level Rp13.075/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.065/USD. Siang ini rupiah berada di kisaran Rp13.065-Rp13.111/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg berada di level Rp13.091/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat semakin melemah dari akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.065/USD dengan kisaran level Rp13.077-Rp13.117/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.082/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.103/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berbalik ke zona hijau dengan penguatan 6,71 poin atau setara dengan 0,13% ke level 5.369,37. Sebelumnya pada sesi pagi, IHSG dibuka menyusut ke level 5.356,85 yang turun 0,11% atau 5,81 poin dan pada perdagangan akhir pekan kemarin berakhir menguat 33,16 poin atau 0,62% ke level 5.362,66 saat bursa saham Asia lesu.
Sektor saham dalam negeri siang ini hampir semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang melesat 1,83%. Sedangkan konsumen menjadi sektor yang paling melemah dengan penurunan sebesar 0.41%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,11 triliun dengan 5,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp263,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,20 triliun dan aksi beli sebesar Rp945,0 miliar. Sebanyak 161 saham menguat, 123 melemah, dan 80 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham yang melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT AStra Interntional Tbk (ASII).
Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Perusahaan gas Negara Tbk (PGAS). Sementara, saham yang melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT BISI International Tbk. (BISI).
Menurut data Yahoo Finance, rupiah siang ini berada di level Rp13.075/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.065/USD. Siang ini rupiah berada di kisaran Rp13.065-Rp13.111/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg berada di level Rp13.091/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat semakin melemah dari akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.065/USD dengan kisaran level Rp13.077-Rp13.117/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.082/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.103/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berbalik ke zona hijau dengan penguatan 6,71 poin atau setara dengan 0,13% ke level 5.369,37. Sebelumnya pada sesi pagi, IHSG dibuka menyusut ke level 5.356,85 yang turun 0,11% atau 5,81 poin dan pada perdagangan akhir pekan kemarin berakhir menguat 33,16 poin atau 0,62% ke level 5.362,66 saat bursa saham Asia lesu.
Sektor saham dalam negeri siang ini hampir semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang melesat 1,83%. Sedangkan konsumen menjadi sektor yang paling melemah dengan penurunan sebesar 0.41%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,11 triliun dengan 5,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp263,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,20 triliun dan aksi beli sebesar Rp945,0 miliar. Sebanyak 161 saham menguat, 123 melemah, dan 80 stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham yang melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT AStra Interntional Tbk (ASII).
Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Perusahaan gas Negara Tbk (PGAS). Sementara, saham yang melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT BISI International Tbk. (BISI).
(akr)
Lihat Juga :