Good Corporate Governance Tingkatkan Harga Saham Emiten

Senin, 07 November 2016 - 20:46 WIB
Good Corporate Governance...
Good Corporate Governance Tingkatkan Harga Saham Emiten
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan, penerapan Good Corporate Governance (GCG) akan meningkatkan harga saham dari perusahaan terbuka atau emiten. Salah satu contohnya anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang harga sahamnya melejit 10 kali lipat sejak melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida mengatakan, saham anak usaha BUMN tersebut naik dari Rp127 per saham menjadi Rp1.400 per saham. Tentunya ini memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan investor.

"Berkat penerapan GCG, kinerja anak usaha BUMN yang melakukan IPO pada Mei lalu meningkat, dari harga saham Rp127 per saham dan per Oktober kemarin jadi Rp1.400 per saham," ujarnya di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Menurut Nurhaida, penerapan GCG akan membuat emiten menjadi lebih terkelola. Sebab seluruh kegiatan mereka diawasi oleh publik. Dalam GCG ada beberapa unsur yang harus dipatuhi. Di antaranya adalah transparansi, pertanggungjawaban, kejujuran, juga akuntabel.

"Dengan good corporate governance, perusahaan terkelola dengan baik, diawasi publik. Mereka tidak bisa main-main dari sisi fairness, mereka lebih berhati-hati," kata.

Dia menambahkan, OJK sebagai regulator terus mendorong GCG sebagai bagian yang menentukan kinerja emiten. Menurutnya ini menjadi ciri khas dari pasar modal di negara berkembang.

"GCG harus didorong sebagai regulasi karena kebutuhan investor. Pemegang saham melakukan tata kelola yang ketat. Jadi emerging market kita agak khas seperti itu, kita harus lakukan agar GCG bisa dilaksanakan perusahaan publik," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jumlah Emiten Naik Tinggi...
Jumlah Emiten Naik Tinggi Dua Tahun Belakangan, Tapi Valuenya Tidak Seberapa
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Targetkan Aturan...
OJK Targetkan Aturan Baru Free Float 15% Rampung Bulan Maret, Berikut Timelinenya
Ada 39 Calon Emiten...
Ada 39 Calon Emiten yang Berencana Melantai di Pasar Modal
OJK Menyetujui HMETD...
OJK Menyetujui HMETD BABP
Seluruh Emiten Ditargetkan...
Seluruh Emiten Ditargetkan Penuhi Ketentuan Free Float 15% di 2029
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved