DPR Yakin Donald Trump Akan Jaga Hubungan Ekonomi dengan RI
Rabu, 09 November 2016 - 20:54 WIB
DPR Yakin Donald Trump Akan Jaga Hubungan Ekonomi dengan RI
A
A
A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengemukakan, tidak perlu ada kekhawatiran dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS). Latar belakang Trump sebagai pengusaha kebijakannya diyakini akan mengutamakan stabilitas ekonomi dan menjalin kerja sama bisnis dengan negara lain.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Tantowi Yahya. Dia mengatakan, sebagai seorang pebisnis Trump tidak akan mengambil risiko. Di balik sisi kontroversialnya, dia akan berusaha menguatkan ekonomi AS yang lesu dan politik luar negeri mereka akan mengedepankan kerja sama. Termasuk dengan Indonesia.
"Seperti kita ketahui Donald Trump adalah seorang pengusaha, yang tentunya akan menjaga stabilitas untuk menjaga iklim bisnis dan stabilitas ekonomi negara," ujarnya, dalam siaran di iNewsTV, Rabu (9/11/2016).
Amerika Serikat sendiri saat ini merupakan masuk lima negara dengan investasi terbesar di Indonesia. Selain itu, banyak perusahaan AS yang berdiri di Tanah Air.
Trump dipastikan menang setelah mendapatkan lebih dari 270 electoral vote. Pengusaha nyentrik asal New York itu unggul suara dari Hillary Clinton.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Tantowi Yahya. Dia mengatakan, sebagai seorang pebisnis Trump tidak akan mengambil risiko. Di balik sisi kontroversialnya, dia akan berusaha menguatkan ekonomi AS yang lesu dan politik luar negeri mereka akan mengedepankan kerja sama. Termasuk dengan Indonesia.
"Seperti kita ketahui Donald Trump adalah seorang pengusaha, yang tentunya akan menjaga stabilitas untuk menjaga iklim bisnis dan stabilitas ekonomi negara," ujarnya, dalam siaran di iNewsTV, Rabu (9/11/2016).
Amerika Serikat sendiri saat ini merupakan masuk lima negara dengan investasi terbesar di Indonesia. Selain itu, banyak perusahaan AS yang berdiri di Tanah Air.
Trump dipastikan menang setelah mendapatkan lebih dari 270 electoral vote. Pengusaha nyentrik asal New York itu unggul suara dari Hillary Clinton.
(dmd)
Lihat Juga :