Yen Keok Lawan USD, Rupiah Hari Ini Dibuka Membaik

Kamis, 10 November 2016 - 10:06 WIB
Yen Keok Lawan USD,...
Yen Keok Lawan USD, Rupiah Hari Ini Dibuka Membaik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat dibanding penutupan kemarin. Penguatan rupiah pada pembukaan pagi ini seiring dengan menguatnya USD terhadap yen.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka di level Rp13.098/USD atau lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.107/USD dengan kisaran kisaran harian Rp13.088-Rp13.159/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini berada pada level Rp13.102/USD atau membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.165/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.136/USD atau masih tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.127/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak menguat ke level Rp13.111/USD dengan kisaran harian Rp13.100-Rp13.153/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.118/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.084/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/11/2016), USD memperpanjang kenaikan di perdagangan Asia, terpengaruh hasil Treasury AS pada ekspektasi inflasi yang lebih tinggi menyusul kemenangan Donald Trump sebagai Presiden AS.

Dolar terakhir naik 0,1% terhadap yen ke level 105,72 setelah naik setinggi level 105,95, tertinggi sejak 27 Juli. "Yield AS adalah bagian dari alasan untuk kenaikan USD, tapi ada juga yang mengaitkannya dengan Trump," kata Mitsuo Imaizumi, kepala strategi mata uang di Daiwa Securities di Tokyo.

Investor masih mengharapkan Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan Desember, setelah ditahan sejak suku bunga naik pada Desember 2015.

Sekitar 85% dari 62% responden dalam survei yang diambil pada Rabu setelah pilpres AS, Fed akan melanjutkan kenaikan tingkat suku bunga yang pertama dalam setahun.

Sementara, euro terhadap USD kemarin melonjak setinggi level 1,1299, tertinggi sejak 8 September, sebelum jatuh ke level 1,0902. Hal terakhir berdiri di posisi 1,0925 atau naik 0,2%.

Indeks dolar yang melacak greenback terhadap enam mata uang rival utama, berada di level 98,537 setelah naik ke posisi tertinggi semalam 98,704, atau tertinggi sejak 28 Oktober.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
5 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
6 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
6 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
7 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
7 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved