Makin Parah, Rupiah Akhir Pekan Dibuka Terpuruk

Jum'at, 11 November 2016 - 10:06 WIB
Makin Parah, Rupiah...
Makin Parah, Rupiah Akhir Pekan Dibuka Terpuruk
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka semakin parah hingga jatuh cukup dalam, bahkan dalam pergerakannya hampir tembus level Rp14.000/USD. Jatuhnya rupiah tersebut di tengah menguatnya USD terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.394/USD atau masih tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.138/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB semakin bergerak melemah ke level Rp13.610/USD dengan kisaran harian Rp13.360-Rp13.873/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka di level Rp13.443/USD atau jauh memburuk dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.166/USD dengan kisaran kisaran harian Rp13.383-Rp13.724/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.510/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini berada pada level Rp13.582/USD atau semakin jatuh dari penutupan kemarin di level Rp13.130/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.350/USD. Posisi ini terpuruk 232 poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.118/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/11/2016), USD terhadao yen melayang ke level tertinggi dalam 3,5 bulan. Ini memperpanjang kenaikan besar semalam sebagai pasar siap menyambut Presiden Donald Trump yang bisa merangsang ekonomi AS dan mengangkat suku bunga.

Mata uang AS terhadap yen stabil di level 106,860 setelah melonjak ke level 106,950 semalam, tertinggi sejak 21 Juli. Greenback ditetapkan untuk berakhir naik 3,6% terhadap yen pekan ini.

Dolar terhadap yen pada Rabu kemarin sempat merosot ke level 101 ketika kandidat Donald Trump pada awalnya ditakuti pasar sebagai entitas yang tidak diketahui, menyisihkan cap[res AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Ekspektasi bahwa kebijakan Trump akan meningkatkan belanja dan inflasi membantu hasil Treasury AS naik ke level tertinggi dalam lebih dari 10 bulan.

USD berdiri tegak terhadap rekan-rekan lainnya. Di mana euro terhadap USD mendatar di level 1,0889 setelah kehilangan 1% tadi malam. Mata uang umum berada di jalur untuk jatuh 2,3% pada pekan ini.

Mata uang AS sedikit berubah terhadap safe-haven franc Swiss ke leve 0,9873 franc setelah meluncur ke level terendah dalam tiga bulan di level 0,9550 franc pada Rabu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
6 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
6 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
6 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
7 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
8 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
8 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved