Terbebani Sektor Aneka Industri, IHSG Ditutup Ambles 218,33 Poin

Jum'at, 11 November 2016 - 16:39 WIB
Terbebani Sektor Aneka...
Terbebani Sektor Aneka Industri, IHSG Ditutup Ambles 218,33 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir semakin tidak berdaya bahkan tenggelam cukup dalam hingga 218,33 poin atau 4,01% ke level 5.231,97 melanjutkan pelemahan pada pembukaan tadi pagi. Pelemahan IHSG sore ini di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini semakin terkapar hingga 160,99 poin atau 2,95% ke level 5.289,32 setelah pada perdagangan tadi pagi dibuka anjlok 74,42 poin atau 1,37% ke level 5.375,88. Pada perdagangan kemarin berakhir naik hingga 35,99 poin atau 0,66% ke level 5.450,31.

Sektor saham di dalam negeri hampir semuanya berada di area negatif dengan sektor aneka industri yang jatuh hingga 6,57% disusul sektor manufaktur yang turun hingga 5,32% dan sektor konsumer yang anjlok 5,16%. Sedangkan sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan yang naik 0,97%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp189,16 triliun dengan 23,81 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,46 triliun dengan aksi jual asing mencapai Rp6,23 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,77 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini sebanyal 55 saham menguat, 279 saham melemah dan 82 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.000 menjadi Rp18.000, PT Indofarma Tbk (INAF) naik Rp260 menjadi Rp4.250, dan PT Link Net Tbk (LINK) naik Rp250 menjadi Rp5.450.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp600 menjadi Rp7.700, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp150 menjadi Rp6.500, dan PT Bisi International Tbk (BISI) turun Rp130 menjadi Rp1.820.

Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (11/11/2016), bursa saham Asia pada perdagangan hari ini ditutup mayoritas menguat di tengah menguatnya USD setelah Donal Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) mengalahkan Hillary Clinton.

Di Jepang, Indeks Nikkei N225 naik 0,18% atau 30,37 poin ke level 17.374,79, setelah meluncur 1% lebih tinggi di awal perdagangan. Di Australia, Indeks ASX 200 ditutup naik 0,79% didukung oleh sektor yang naik 2,86%.

Penambang besar di Australia juga lebih tinggi, dengan saham Rio Tinto naik 2,44%, Fortescue Metals Group 4,49% lebih tinggi dan BHP Billiton naik 2,13%.

Ekspektasi bahwa kebijakan Trump akan memacu belanja infrastruktur memimpin kenaikan harga logam. Harga tembaga di London Metal Exchange naik 0,67% menjadi USD5.655 per ton pada perdagangan sore ini di Asia, setelah itu melonjak mendekati level tertinggi dalam 16 bulan ke USD5.714.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi berakhir 0,91% lebih rendah atau 18,17 poin ke level 1.984,43 setelah Bank of Korea mempertahankan suku pada rekor rendah 1,25%.

Sementara, pasar China cukup positif di mana komposit Shanghai berakhir naik 0,78% atau 24,6 poin ke level 3.195,88, sedangkan komposit Shenzhen berakhir naik 0,531% atau 11,14 poin ke level 2.108,03.

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng menumpahkan 1,45% dalam perdagangan sore, menjelang rilis wilayah administratif khusus untuk GDP kuartal ketiga.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved