IHSG Tengah Pekan Diprediksi Bergerak Menuju 5.251
Rabu, 16 November 2016 - 08:32 WIB
IHSG Tengah Pekan Diprediksi Bergerak Menuju 5.251
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan ini diprediksi akan bergerak ke kisaran level 5.037–5.251. Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menjelaskan, bursa saham Tanah Air sedang melewati masa masa uji tes support di level 5.037.
Lanjut dia pola pergerakan masih memiliki kekuatan naik yang cukup besar."Hal ini pastinya akan ditopang oleh data perekonomian yang menunjukkan dalam kondisi terkendali di tengah capital outflow yang terus menerus terjadi," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11/2016).
(Baca Juga: IHSG Berakhir Ambruk ke Level 5.078 Saat Bursa Asia Tertekan)
Dia menambahkan, potensi pergerakan sudah mulai menunjukkan tanda tanda akan mengalami kenaikan yang berkelanjutan, hanya saja sejauh ini masih bersifat teknikal rebound. "Target resistance terdekat yang berpotensi ditembus berada di level 5251, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
Sementara kemarin, IHSG berakhir ambruk ke level 5.078,50 atau 0,73% yang setara kehilangan 37,24 poin. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,79 triliun dengan 9,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp551,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,59 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,04 triliun.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Astra International Tbk. (ASII), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI). Selanjutnya ada PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Lanjut dia pola pergerakan masih memiliki kekuatan naik yang cukup besar."Hal ini pastinya akan ditopang oleh data perekonomian yang menunjukkan dalam kondisi terkendali di tengah capital outflow yang terus menerus terjadi," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11/2016).
(Baca Juga: IHSG Berakhir Ambruk ke Level 5.078 Saat Bursa Asia Tertekan)
Dia menambahkan, potensi pergerakan sudah mulai menunjukkan tanda tanda akan mengalami kenaikan yang berkelanjutan, hanya saja sejauh ini masih bersifat teknikal rebound. "Target resistance terdekat yang berpotensi ditembus berada di level 5251, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
Sementara kemarin, IHSG berakhir ambruk ke level 5.078,50 atau 0,73% yang setara kehilangan 37,24 poin. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,79 triliun dengan 9,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp551,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,59 triliun dan aksi beli sebesar Rp3,04 triliun.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Astra International Tbk. (ASII), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI). Selanjutnya ada PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(akr)
Lihat Juga :