Rupiah Siang Stabil, IHSG Betah di Zona Hijau
Rabu, 16 November 2016 - 12:38 WIB
Rupiah Siang Stabil, IHSG Betah di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini terlihat masih mendatar, tidak berbeda jauh dari sesi pembukaan pagi tadi. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih kokoh berada di zona hijau untuk melanjutkan tren positif.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level level Rp13.355/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.228-Rp13.383/USD. Posisi ini memburuk dibandingkan penutupan kemarin Rp13.324/USD.
Sementara posisi rupiah mulai menguat menurut data Bloomberg, dimana siang ini ada pada level Rp13.362/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp13.369/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.318-Rp13.395/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.347/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.338/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih betah di zona hijau dengan kenaikan 2,01% atau setara dengan 101,90 poin ke level 5.180,40 setelah pada sesi pagi tadi dibuka naik ke level 5.138,13 bertambah 59,63 poin atau 1,17%. Sedangkan kemarin berakhir anjlok 0,73% atau 37,24 poin ke level 5.078,50.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang masih berada pada zona positif, dipimpin kenaikan infrastruktur meningkat 2.76% diikuti sektor keuangan bertambah 2,56%. Selanjutnya ada juga sektor tambang dan industri dasar yang masing-masing naik 2,28% dan 2,44%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,38 triliun dengan 6,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp29,57 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,68 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,65 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 217 saham menguat, 73 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) serta PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC).
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level level Rp13.355/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.228-Rp13.383/USD. Posisi ini memburuk dibandingkan penutupan kemarin Rp13.324/USD.
Sementara posisi rupiah mulai menguat menurut data Bloomberg, dimana siang ini ada pada level Rp13.362/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp13.369/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.318-Rp13.395/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.347/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.338/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih betah di zona hijau dengan kenaikan 2,01% atau setara dengan 101,90 poin ke level 5.180,40 setelah pada sesi pagi tadi dibuka naik ke level 5.138,13 bertambah 59,63 poin atau 1,17%. Sedangkan kemarin berakhir anjlok 0,73% atau 37,24 poin ke level 5.078,50.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang masih berada pada zona positif, dipimpin kenaikan infrastruktur meningkat 2.76% diikuti sektor keuangan bertambah 2,56%. Selanjutnya ada juga sektor tambang dan industri dasar yang masing-masing naik 2,28% dan 2,44%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,38 triliun dengan 6,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp29,57 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,68 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,65 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 217 saham menguat, 73 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) serta PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC).
(akr)
Lihat Juga :