ESDM: Hanya 4,1 Juta Pelanggan 900 VA Layak Disubsidi
Jum'at, 18 November 2016 - 11:27 WIB
ESDM: Hanya 4,1 Juta Pelanggan 900 VA Layak Disubsidi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerangkan pada 2015, subsidi Iistrik paling besar dinikmati oleh pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang mencapai Rp49,32 triliun atau setara 87%. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM Jarman menegaskan dari jumlah tersebut, banyak di antaranya tidak layak mendapatkan subsidi.
Data rumah tangga miskin dan tidak mampu ini berasal dari Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Tim Nasional Pecepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
"Namun demikian, pada dua golongan pelanggan ini (450 VA dan 900 VA) masih terdapat rumah tangga yang tidak layak disubsidi. Menurut Data Terpadu Penanganan Program Fakir Miskin, dari total 23 juta pelanggan rumah tangga daya 900 VA, hanya 4,1 juta yang Iayak diberikan subsidi," terang Jarman saat coffee morning bertajuk 'Kebijakan Subsidi Listrik Tepat Sasaran' di Jakarta, Jumat (18/11/2016).
Lebih lanjut dia menerangkan terkait Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) yang mampu secara ekonomi. Selain itu mekanisme pemberian subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga juga diatur dalam Permen ESDM No 29/2016.
"Sesuai dengan UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi dan UU No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, pemerintah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu. Oleh karena itu pemerintah memberikan subsidi Iistrik kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang termasuk dalam rumah tangga miskin dan tidak mampu," paparnya.
Seperti diketahui dalam pembahasan Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR RI pada 22 September 2016 terkait RAPBN TA 2016, Komisi VII DPR RI menyetujui penghapusan subsidi Iistrik untuk golongan rumah tangga daya 900 VA yang ekonominya mampu. Dalam rangka meringankan beban ekonomi masyarakat maka penyesuaian tarif tenaga Iistrik terhadap rumah tangga mampu daya 900 VA dilaksanakan setiap 2 bulan dan dilakukan bertahap sebanyak 3 kali mulai 1 Januari 2017.
“Selanjutnya pada bulan Juli dikenakan tarif adjustment seperti pelanggan Iainnya yang sudah mencapai tarif keekonomian dan tidak menerima subsidi listrik,” pungkasnya.
Data rumah tangga miskin dan tidak mampu ini berasal dari Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Tim Nasional Pecepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).
"Namun demikian, pada dua golongan pelanggan ini (450 VA dan 900 VA) masih terdapat rumah tangga yang tidak layak disubsidi. Menurut Data Terpadu Penanganan Program Fakir Miskin, dari total 23 juta pelanggan rumah tangga daya 900 VA, hanya 4,1 juta yang Iayak diberikan subsidi," terang Jarman saat coffee morning bertajuk 'Kebijakan Subsidi Listrik Tepat Sasaran' di Jakarta, Jumat (18/11/2016).
Lebih lanjut dia menerangkan terkait Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) yang mampu secara ekonomi. Selain itu mekanisme pemberian subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga juga diatur dalam Permen ESDM No 29/2016.
"Sesuai dengan UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi dan UU No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, pemerintah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu. Oleh karena itu pemerintah memberikan subsidi Iistrik kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang termasuk dalam rumah tangga miskin dan tidak mampu," paparnya.
Seperti diketahui dalam pembahasan Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR RI pada 22 September 2016 terkait RAPBN TA 2016, Komisi VII DPR RI menyetujui penghapusan subsidi Iistrik untuk golongan rumah tangga daya 900 VA yang ekonominya mampu. Dalam rangka meringankan beban ekonomi masyarakat maka penyesuaian tarif tenaga Iistrik terhadap rumah tangga mampu daya 900 VA dilaksanakan setiap 2 bulan dan dilakukan bertahap sebanyak 3 kali mulai 1 Januari 2017.
“Selanjutnya pada bulan Juli dikenakan tarif adjustment seperti pelanggan Iainnya yang sudah mencapai tarif keekonomian dan tidak menerima subsidi listrik,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :