Kekayaan Sumber Daya Alam Kadang Bisa Jadi Kutukan

Sabtu, 19 November 2016 - 19:38 WIB
Kekayaan Sumber Daya...
Kekayaan Sumber Daya Alam Kadang Bisa Jadi Kutukan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah tidak selalu membuat sebuah negara menjadi makmur seterusnya. Bahkan, terkadang kekayaan SDA tersebut justru seperti kutukan bagi sebuah negara.

Dia mengatakan, beberapa negara berpenghasilan menengah gagal keluar dari jebakan (middle income trapped) bahkan meski mereka memiliki SDA yang berlimpah. Menurutnya, hanya sedikit negara yang kaya SDA bisa benar-benar memanfaatkan kekayaannya.

"Anehnya yang gagal itu kira-kira yang kaya sumber daya nasionalnya. Jadi kaya SDA tapi malah gagal, salah satunya Norwegia," katanya dalam Rakernas Nahdlatul Ulama di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Menurutnya, kegagalan mereka karena merasa memiliki kekayaan SDA kemudian justru berleha-leha dan sembrono memanfaatkannya. Sehingga kekayaan SDA tidak bisa digunakan untuk kemakmuran dan justru menyebabkan korupsi menjamur.

"Kalau bapak dan ibu lihat, Afrika kurang apa SDA-nya kaya luar biasa, tapi tidak mampu tumbuh tinggi karena berbagai faktor tadi. Kemampuan mengelola SDA secara cerdas dengan tata kelola yang baik itu menjadi terbatas. Bahkan muncul konflik, perang, korupsi. Jadi itu menjadi bencana," imbuh dia.

Oleh karena itu, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, Indonesia harus mampu mengambil pelajaran dari kasus tersebut. Sebelum nantinya bisa keluar dari middle income trapped, Indonesia harus benar-benar bisa memanfaatkan kekayaan SDA untuk menciptakan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.

"‎Dulu Indonesia boom minyak 1979-1980, kita mampu menggunakan uang minyak untuk investasi di sumber daya manusia, seperti membuat SD Inpres. Itu semua dilakukan untuk economy grassroot. Dan Kemiskinan kita turun tajam. Kalau tidak mau tergantung natural resources, makanya tadi muncul sektor sekunder dan tersier. Industri manufaktur yang tadi disebutkan harusnya domestic base bukan import base," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dijuluki Negeri Seribu...
Dijuluki Negeri Seribu Pulau, Indonesia Kaya Akan Sumber Daya Alam Apa?
Tata Kelola SDA Sultra...
Tata Kelola SDA Sultra Harus Serap Kepentingan Warga Lokal
Diskusi Forum Legislasi...
Diskusi Forum Legislasi Pembahasan Sumber Daya Alam
Terus Menuai Penolakan,...
Terus Menuai Penolakan, UU PSDN Dinilai Minim Partisipasi Publik
Andalan Sri Mulyani,...
Andalan Sri Mulyani, PNBP dari SDA Sumbang Rp149,5 Triliun ke Negara
Sri Mulyani Pede RI...
Sri Mulyani Pede RI Bisa Cetak 500 Ribu Eksportir Handal di 2030
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved