Freeport Dinilai Wajar Minta Saran Pemerintah Tunjuk Chappy Hakim

Minggu, 20 November 2016 - 17:20 WIB
Freeport Dinilai Wajar...
Freeport Dinilai Wajar Minta Saran Pemerintah Tunjuk Chappy Hakim
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menilai wajar saja jika PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan konsultasi atau minta saran terlebih dahulu ke pemerintah sebelum menunjuk Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur (Presdir). Apalagi pemerintah memiliki sebagian dari saham perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut.

Komaidi mengatakan, antara Indonesia dan Amerika Serikat sudah lama menjalin kerja sama terkait Freeport. Meski saham pemerintah di sana kecil tapi tetap memiliki kendali.

"Dia kerja sama dengan pemerintah Indonesia, saham sebagian milik pemerintah. Saya kira wajar kalau konsultasi, saham kecil tapi pemerintah tetap punya kendali mereka punya kendali karena Freeport beroperasi di sini," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/11/2016).

Menurutnya, dari sisi sistem korporasi, perusahaan asing yang beroperasi di Tanah Air harus bersinergi dengan pemerintah dalam hal informasi. Kendati demikian, persetujuan sepenuhnya dari pengagkatan Presdir baru Freeport ada di pemegang saham.

"Jadi memang wajar saja. Biasanya domain tipe perusahaan, perusahaan kasih tahu pemerintah. Ke pemerintah bukan cari persetujuan, kalau tidak keberatan, pemerintah langsung setujui," kata Komaidi.

Sementara, lanjut dia, pemerintah sebelum memutuskan Chappy Hakim pantas jadi Bos Freeport pasti sudah melakukan penilaian secara kompeten. Sehingga, sosok Chappy dinilai memenuhi kapasitas untuk memimpin Freeport.

"Iya pemerintah kalau beliau ditunjuk ada alasannya. Secara kapasita memenuhi, kita lihat kinerjanya," pungkasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
9 menit yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
2 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
4 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
6 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
7 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved