Pengusaha Tanggapi Santai Kejatuhan Rupiah ke Level Rp13.400/USD

Senin, 21 November 2016 - 15:32 WIB
Pengusaha Tanggapi Santai...
Pengusaha Tanggapi Santai Kejatuhan Rupiah ke Level Rp13.400/USD
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menanggapi santai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang telah menembus level Rp13.400/USD. Menurut kalangan pengusaha, angka tersebut masih berada di zona aman untuk kegiatan bisnis.

(Baca Juga: Rupiah Pagi Dibuka Variatif Saat USD Berdiri Tegak)

Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani menegaskan melemahnya nilai tukar mata uang Garuda ini masih belum berpengaruh kepada kegiatan pengusaha. Kondisi rupiah saat ini dinilai masih masuk ke dalam rencana bisnis.

"Sampai level sekarang masih belum berpengaruh. Kita pengusaha asumsinya Rp13.300-Rp13.700/USD yang diasumsikan oleh para pengusaha dalam menaruh bisnis plan ke depan di range itu," ujarnya di Jakarta, Senin (21/11/2016).

Lebih lanjut dia menerangkan, pelemahan rupiah tidak berarti memberikan keuntungan bagi perusahaan yang berorientasi ekspor. Pasalnya, banyak komponen barang ekspor juga berasal dari impor. "Kalau yang ekspor senang, komoditas pertambangan senang gitu. Di satu pihak banyak eskpor raw material dari impor alami kendala," terang dia.

Menurutnya, masalah nilai tukar bagi pengusaha bukan hanya karena adanya pelemahan. Namun, pergerakan rupiah harus bisa stabil dalam artian tidak menguat dan melemah secara signifikan dalam waktu singkat agar tidak mempengaruhi rencana bisnis.

"Kalau dari kami bukan masalah rate, fluktuasinya. Kalau fluktuasi tinggi, memprediksi kepentingan usaha bisnis susah. Sekarang kita taruh range kan Rp13.300-Rp13.700/USD dengan median Rp13.500/USD dan memang kayaknya kena di level itu," pungkasnya.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi I masih melemah untuk melanjutkan tren negatif sejak pembukaan. Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka di level Rp13.425/USD, sedangkan data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini berada pada level Rp13.415/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.438/USD . Posisi ini merosot tajam dibanding posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.408/USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin Sebut Pelemahan...
Kadin Sebut Pelemahan Rupiah Tak Hambat Investasi IKN
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
18 menit yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
2 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
4 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
5 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
7 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
10 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved