Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono Soroti Penggusuran Lahan

Senin, 28 November 2016 - 00:26 WIB
Menteri PUPR Basuki...
Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono Soroti Penggusuran Lahan
A A A
JAKARTA - Upaya penggusuran warga di lahan milik pemerintah pusat mendapat perhatian serius Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengaku kaget lantaran penggusuran di Pekayon Jaya, Kota Bekasi, membuat gaduh warga.

Untuk itu, Basuki akan membuat surat resmi kepada Pemkot Bekasi agar penggusuran distop bila menimbulkan keresahan di masyarakat. Dia juga bakal menurunkan tim khusus untuk mengecek proses dan kondisi penggusuran di lahan milik Kementerian PUPR ini. Sebab, mereka (warga) sudah 25 tahun lebih menempati lahan dengan membayar sewa kepada Perum Jasa Tirta (PJT) II.

Basuki menjelaskan, tim dari Kementerian PUPR akan bergerak mengecek proses penggusuran lahan, dan aset-aset kementerian yang dikelola PT Perum Jasa Tirta (PJT II) di Bekasi. Termasuk dugaan adanya jual beli lahan negara.

“Yang namanya aset negara itu tidak bisa dijualbelikan. Makanya, tim PUPR kita turunkan untuk mengecek semua masalah-masalah yang terjadi di Bekasi. Kita tidak ingin rakyat dirugikan,” kata Basuki, menyikapi ricuhnya pengusuran warga di lahan Kementerian PUPR oleh Pemkot Bekasi.

Terkait surat, Basuki akan membuatnya. Penggusuran di lahan PUPR harus distop dulu supaya masyarakat tenang. Dia mengaku, tidak mengetahui jika ada penggusuran di lahan PUPR. Apalagi sampai menimbulkan ricuh dan protes keras dari masyarakat.

“Harusnya PUPR tahu. Mekanismenya kan ada. Maka itu tim akan cek ke lapangan. Kemudian kita akan buat surat ke Pemkot Bekasi, agar distop dulu supaya masyarakat bisa tenang dan menghindari hal hal yang bisa merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Menurut laporan yang masuk, Basuki mengungkapkan, bahwa lahan sepanjang 7 km ini akan dibebaskan Pemkot. Lahan tersebut akan dikembalikan fungsinya, dengan melebarkan saluran air dan membuat taman oleh Pemkot Bekasi.

“Saat ini sudah 3,5 km yang ditertibkan. Sedangkan sisanya belum. PJT II pun sudah melakukan rapat dengan pemkot. Lahan ni akan jadikan perairan dan tanam nantinya,” kata Basuki.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
7 menit yang lalu
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
16 menit yang lalu
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
51 menit yang lalu
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
59 menit yang lalu
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
1 jam yang lalu
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
1 jam yang lalu
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved