Indeks S&P dan Nasdaq Melorot Terseret Sektor Teknologi

Jum'at, 02 Desember 2016 - 08:39 WIB
Indeks S&P dan Nasdaq...
Indeks S&P dan Nasdaq Melorot Terseret Sektor Teknologi
A A A
NEW YORK - Indeks S&P dan Nasdaq pada perdagangan kemarin berakhir melemah terseret sektor teknologi yang menurun tajam. Sementara, Indeks Dow Jones berhasil naik ke rekor tertinggi berkat sektor perbankan dan energi.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/12/2016), Indeks Dow Jones industrial average naik 68,35 poin atau 0,36% ke level 19.191,93, Indeks S&P 500 turun 7,73 poin atau 0,35% ke level 2.191,08 dan Nasdaq Composite turun 72,57 poin atau 1,36% ke level 5.251,11.

Penurunan saham Facebook (FB.O) sebesar 2,8% ke level USD115,14 dan Microsoft (MSFT.O) turun 1,8% menjadi USD59,18, membuat Nasdaq ditutup turun terendah sejak 14 November. Sementara, sektor teknologi pada Indeks S&P 500 turun 2,3% atau kinerja harian terburuk sejak 24 Juni.

Indeks S&P 500 tetap tercatat naik lebih dari 2% sejak pemilu AS pada November di tengah harapan bahwa kebijakan Presiden terpilih Donald Trump akan memicu inflasi dan mempercepat kenaikan suku bunga, saham teknologi gagal untuk berpartisipasi, menjatuhkan hampir 3%.

Indeks Dow Jones tecatat menguat terdorong sektor keuangan dan energi. Saham Goldman Sachs (GS.N), naik 3,3% menyumbang lebih dari 50 poin ke sisi positifnya untuk indeks tertimbang harga. Saham naik lebih dari 24% sejak pemilu.

Kenaikan harga minyak membantu saham energi seperti Chevron (CVX.N). Di mana harga minyak brent ditutup naik lebih dari 4% setelah hampir naik 9% kemarin. Hal itu terjadi setelah produsen minyak utama sepakat untuk memangkas produksi dan harga dukungan, yang pertama langkah tersebut sejak 2008.

Sektor energi pada Indeks S&P 500 juga naik 0,3% sedangkan sektor keuangan di Indeks S&P naik 1,7% atau menjadi hari terbaik dalam tiga pekan terakhir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
31 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
58 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved