Demo Aman, IHSG Pulang Menguat Saat Bursa Saham Asia Loyo

Jum'at, 02 Desember 2016 - 16:39 WIB
Demo Aman, IHSG Pulang...
Demo Aman, IHSG Pulang Menguat Saat Bursa Saham Asia Loyo
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat cukup tinggi hingga menembus level 5.245,96 atau 47,20 poin setara 0,97% setelah aksi demosntrasi yang digelar hari ini berjalan damai. Penguatan ini di tengah tergelincirnya bursa saham Asia.

Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG menguat 9,28 poin atau 0,18% ke level 5.208,03, dan pada sesi I menguat hingga ke level 5.207,81 atau 9,05 poin setara dengan 0,17%. Sedangkan pada perdagangan kemarin, bursa saham dalam negeri berakhir menghijau ke level 5.198,75 atau 49,84 poin setara 0,97%.

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan hari ini semuanya berada di jalur hijau dengan sektor aneka industri menguat tertajam sebesar 1,74 disusul sektor keuangan yang menguat 1,35%.

Di sisi lain nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,67 triliun dengan 11,57 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp276,03 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,66 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,38 triliun. Tercatat 174 saham menguat, 124 melemah dan 111 stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.325 menjadi Rp66.325, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) naik Rp195 menjadi Rp1.745, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp150 menjadi Rp7.850.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp250 menjadi Rp7.450, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun Rp80 menjadi Rp770, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp50 menjadi Rp5.175.

Seperti dikutip dari Reuters, bursa saham Asia pada perdagangan hari ini ditutup tergelincir. Di mana Indeks ASX 200 ditutup turun 1,02% atau 56,23 poin ke level 5.444,02 terseret oleh penurunan seluruh sektor kecuali All Ordinaries yang naik 1,02%.

Indeks Nikkei 225 berakhir turun 0,47% atau 87,04 poin ke level 18.426,08, kemungkinan akibat kekuatan yen yang dipandang sebagai negatif karena membuat ekspor Jepang lebih mahal dan mengikis keuntungan.

Di Korea Selatan (Korsel), Indeks Kospi ditutup 0,66% lebih rendah atau 13,14 poin ke level 1.970,61. Produk domestik bruto (PDB) Korsel pada kuartal ketiga naik 0,6% dari kuartal sebelumnya, sedikit di bawah perkiraan 0,7% dari sebelumnya.

Shanghai komposit berakhir turun 0,88% atau 28,83 poin ke level 3.244,48 sedangkan komposit Shenzhen ditutup 1,661% atau 35,2 poin ke level 2.084,49.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
25 menit yang lalu
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
2 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
2 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
3 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
5 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Wajibkan Jamaah...
Kemenkes Wajibkan Jamaah Haji 2 Kali PCR saat Pulang ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved