IHSG Diperkirakan Berada di Kisaran Level 5.088-5.291
Senin, 05 Desember 2016 - 08:25 WIB
IHSG Diperkirakan Berada di Kisaran Level 5.088-5.291
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan berada di kisaran level 5.088-5.291. Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, bursa saham Tanah Air telah berhasil menutup akhir pekan dengan manis, pola gerak semakin terlihat jelas berpotensi menembus resistance di level 5.291.
"Tentunya dengan syarat support di level 5.088 dapat dijaga dengan kuat. Rilis data perekonomian terlansir di awal bulan masih menunjukkan berada dalam kondisi terkendali," ujarnya di Jakarta, Senin (5/12/2016).
(Baca Juga: IHSG Awal Pekan Diprediksi Bakal Bergerak Positif)
Hal ini, menurutnya tentu merupakan salah satu faktor yang menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masih masih terus bertumbuh dengan baik dan berada dalam tahap wajar. Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, IHSG berpulang menguat cukup tinggi hingga menembus level 5.245,96 atau 47,20 poin setara 0,97%.
Aksi damai yang digelar pada 2 Desember, menjadi sentimen positif untuk pergerakan pasar modal. Sementara penguatan yang terjadi di dalam negeri terjadi saat bursa saham Asia tergelincir.
"Dengan demikian, mengingat kondisi perekonomian yang stabil tentunya merupakan peluang untuk melakukan akumulasi pembelian bagi investor jika dalam pergerakannya. IHSG mengalami koreksi wajar, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
(Baca Juga: Demo Aman, IHSG Pulang Menguat Saat Bursa Saham Asia Loyo)
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Selanjutnya ada juga PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).
"Tentunya dengan syarat support di level 5.088 dapat dijaga dengan kuat. Rilis data perekonomian terlansir di awal bulan masih menunjukkan berada dalam kondisi terkendali," ujarnya di Jakarta, Senin (5/12/2016).
(Baca Juga: IHSG Awal Pekan Diprediksi Bakal Bergerak Positif)
Hal ini, menurutnya tentu merupakan salah satu faktor yang menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masih masih terus bertumbuh dengan baik dan berada dalam tahap wajar. Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, IHSG berpulang menguat cukup tinggi hingga menembus level 5.245,96 atau 47,20 poin setara 0,97%.
Aksi damai yang digelar pada 2 Desember, menjadi sentimen positif untuk pergerakan pasar modal. Sementara penguatan yang terjadi di dalam negeri terjadi saat bursa saham Asia tergelincir.
"Dengan demikian, mengingat kondisi perekonomian yang stabil tentunya merupakan peluang untuk melakukan akumulasi pembelian bagi investor jika dalam pergerakannya. IHSG mengalami koreksi wajar, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.
(Baca Juga: Demo Aman, IHSG Pulang Menguat Saat Bursa Saham Asia Loyo)
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Selanjutnya ada juga PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).
(akr)
Lihat Juga :