IHSG Diperkirakan Tertekan hingga Level 5.175
Kamis, 08 Desember 2016 - 08:19 WIB
IHSG Diperkirakan Tertekan hingga Level 5.175
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi oleh Analis Reliance Securities Lanjar Nafi masih akan kembali tertekan dengan range pergerakan ke kisaran level 5.175-5.280. Sebelumnya bursa saham Tanah Air memerah sendirian saat mayoritas bursa utama Asia mencetak hasil positif.
(Baca Juga: IHSG Memerah Sendirian di Tengah Lompatan Bursa Asia)
Lebih lanjut dia menerangkan pergerakan IHSG seperti telah diperkirakan sebelumnya bergerak terkoreksi seakan pulled back tepat pada resistance dengan membentuk beariah candle 2 hari berturut-turut diiringi penurunan volume perdagangan. "Indikator stocastic pun dead-cross tepat di area overbought dengan momentum flat RSI yang cenderung terkonsolidasi" ujarnya di Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Sementara, IHSG kemarin justru terkoreksi 7,6 poin sebesar 0,14% di level 5.265,37 dengan pelemahan sektor infrastuktur dan disusul oleh sektor aneka industri yang menjadi penekan pada perdagangan hari ini.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,83 triliun dengan 9,48 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp328,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,02 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,69 triliun. Tercatat 128 saham menguat, 201 melemah dan 97 stagnan.
"Kekhawatiran outflow yang cukup besar sejak bulan lalu pun menjadi salah satu faktor di mana masih terlihat net sell investor asing sebesar Rp361,14 rupiah," papar dia.
(Baca Juga: IHSG Memerah Sendirian di Tengah Lompatan Bursa Asia)
Lebih lanjut dia menerangkan pergerakan IHSG seperti telah diperkirakan sebelumnya bergerak terkoreksi seakan pulled back tepat pada resistance dengan membentuk beariah candle 2 hari berturut-turut diiringi penurunan volume perdagangan. "Indikator stocastic pun dead-cross tepat di area overbought dengan momentum flat RSI yang cenderung terkonsolidasi" ujarnya di Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Sementara, IHSG kemarin justru terkoreksi 7,6 poin sebesar 0,14% di level 5.265,37 dengan pelemahan sektor infrastuktur dan disusul oleh sektor aneka industri yang menjadi penekan pada perdagangan hari ini.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,83 triliun dengan 9,48 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp328,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,02 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,69 triliun. Tercatat 128 saham menguat, 201 melemah dan 97 stagnan.
"Kekhawatiran outflow yang cukup besar sejak bulan lalu pun menjadi salah satu faktor di mana masih terlihat net sell investor asing sebesar Rp361,14 rupiah," papar dia.
(akr)
Lihat Juga :