IHSG Dibuka Membaik Saat Bursa Asia Menghijau
Kamis, 08 Desember 2016 - 09:53 WIB
IHSG Dibuka Membaik Saat Bursa Asia Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka kembali menghijau mengiringi bursa utama Asia yang juga menanjak naik. IHSG hari ini dibuka menguat 8,85 poin atau 0,17% ke level 5.274,21.
Sementara kemarin, pasar saham Tanah Air berhasil ditutup menyusut sebesar 7,60 poin atau 0,14% ke level 5.265,37. Pada hari ini sektor saham dalam negeri berada pada jalur negatif saat sektor infrastruktur melemah 0,92% diikuti aneka industri yang berkurang 0,87%. Sektor yang menguat yakni keuangan dan perdagangan dengan masing-masing bertambah 0,45% dan 0,08%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp21 miliar dengan 10 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,70 miliar dengan aksi jual asing Rp9,43 miliar dan aksi beli sebesar Rp13,13 miliar. Tercatat sebanyak 17 saham menguat, 16 saham melemah dan 11 saham stagnan.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (8/12/2016) kebanyakan pasar saham Asia melompat lebih tinggi pada awal perdagangan hari ini setelah Wall Street kembali menyentuh level tertinggi. Obligas terlihat rally saat Bank Sentral Eropa diyakini akan meneruskan kebijakan pembelian aset saat menggelar pertemuan pekan ini.
Indeks MSCI untuk saham saham Asia-Pasifik di luar Jepang mendapatkan tambahan 0,8% untuk mencapai posisi tertinggi dalam satu bulan, sedangkan saham Australia meningkat 1,3% terdorong hasil positif data ketenagakerjaan. Penguatan juga terjadi pada indeks Nikkei Jepang ke level 18.652,45 atau naik 155,76 poin yang setara dengan 0,84%.
Di Hong Kong, indeks Hang Seng juga melompat naik 196,04 poin atau 0,86% ke level 22.996,96, mengiringi lonjakan indeks Shanghai sebesar 0,02% atau 0,57 poin menjadi 3.222,81. Indeks Kospi di Korea Selatan juga mendaki mencapai 1.06% atau 21,09 poin ke level 2.012,98.
Sentimen negatif sepertinya akan datang setelah Moody mengubah outlook untuk Italia menjadi negatif, dan menjadi peringatakan bahwa rating negara tersebut dapat menurun. Pergerakan euro memberikan berita yang sedikit menggembirakan karena mulai menguat terhadap USD menjadi 1.0756.
Sementara kemarin, pasar saham Tanah Air berhasil ditutup menyusut sebesar 7,60 poin atau 0,14% ke level 5.265,37. Pada hari ini sektor saham dalam negeri berada pada jalur negatif saat sektor infrastruktur melemah 0,92% diikuti aneka industri yang berkurang 0,87%. Sektor yang menguat yakni keuangan dan perdagangan dengan masing-masing bertambah 0,45% dan 0,08%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp21 miliar dengan 10 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,70 miliar dengan aksi jual asing Rp9,43 miliar dan aksi beli sebesar Rp13,13 miliar. Tercatat sebanyak 17 saham menguat, 16 saham melemah dan 11 saham stagnan.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (8/12/2016) kebanyakan pasar saham Asia melompat lebih tinggi pada awal perdagangan hari ini setelah Wall Street kembali menyentuh level tertinggi. Obligas terlihat rally saat Bank Sentral Eropa diyakini akan meneruskan kebijakan pembelian aset saat menggelar pertemuan pekan ini.
Indeks MSCI untuk saham saham Asia-Pasifik di luar Jepang mendapatkan tambahan 0,8% untuk mencapai posisi tertinggi dalam satu bulan, sedangkan saham Australia meningkat 1,3% terdorong hasil positif data ketenagakerjaan. Penguatan juga terjadi pada indeks Nikkei Jepang ke level 18.652,45 atau naik 155,76 poin yang setara dengan 0,84%.
Di Hong Kong, indeks Hang Seng juga melompat naik 196,04 poin atau 0,86% ke level 22.996,96, mengiringi lonjakan indeks Shanghai sebesar 0,02% atau 0,57 poin menjadi 3.222,81. Indeks Kospi di Korea Selatan juga mendaki mencapai 1.06% atau 21,09 poin ke level 2.012,98.
Sentimen negatif sepertinya akan datang setelah Moody mengubah outlook untuk Italia menjadi negatif, dan menjadi peringatakan bahwa rating negara tersebut dapat menurun. Pergerakan euro memberikan berita yang sedikit menggembirakan karena mulai menguat terhadap USD menjadi 1.0756.
(akr)
Lihat Juga :