Pasca Gempa, Perekonomian di Aceh Kembali Normal
Kamis, 08 Desember 2016 - 19:11 WIB
Pasca Gempa, Perekonomian di Aceh Kembali Normal
A
A
A
JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan pasca diguncang gempa, kondisi perekonomian di Aceh kembali normal.
Pada Rabu 7 Desember kemarin, sekira pukul 05.03 WIB, provinsi berjuluk Serambi Mekkah itu diguncang gempa dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR). Dan seiring kesiagaan masyarakat dan perhatian pemerintah, aktivitas ekonomi di Aceh pun kembali normal.
"Aktivitas tetap normal. Berbeda seperti tsunami karena pemerintahannya juga kena. Sekarang banyak warung sudah buka, aktifitas perkantoran sudah berjalan," kata Sutopo di Graha BNPB, Jalan Raya Pramuka, Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Meski demikian, kegiatan belajar mengajar belum sepenuhnya normal. Masih ada beberapa sekolah yang meliburkan muridnya karena bangunannya rusak.
Data BNPB sampai dengan saat ini, tercatat korban meninggal dunia berjumlah 102 jiwa. Sementara 3.267 jiwa mengungsi yang tersebar di sebelas titik di dua kecamatan, yakni Kecamatan Meurah dan Kecamatan Meureudu.
Pada Rabu 7 Desember kemarin, sekira pukul 05.03 WIB, provinsi berjuluk Serambi Mekkah itu diguncang gempa dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR). Dan seiring kesiagaan masyarakat dan perhatian pemerintah, aktivitas ekonomi di Aceh pun kembali normal.
"Aktivitas tetap normal. Berbeda seperti tsunami karena pemerintahannya juga kena. Sekarang banyak warung sudah buka, aktifitas perkantoran sudah berjalan," kata Sutopo di Graha BNPB, Jalan Raya Pramuka, Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Meski demikian, kegiatan belajar mengajar belum sepenuhnya normal. Masih ada beberapa sekolah yang meliburkan muridnya karena bangunannya rusak.
Data BNPB sampai dengan saat ini, tercatat korban meninggal dunia berjumlah 102 jiwa. Sementara 3.267 jiwa mengungsi yang tersebar di sebelas titik di dua kecamatan, yakni Kecamatan Meurah dan Kecamatan Meureudu.
(ven)
Lihat Juga :