Pertamina Berdayakan Ekonomi Rakyat Melalui Mangrove

Jum'at, 09 Desember 2016 - 14:52 WIB
Pertamina Berdayakan...
Pertamina Berdayakan Ekonomi Rakyat Melalui Mangrove
A A A
INDRAMAYU - PT Pertamina (Persero) berupaya meningkatkan pamor makanan olahan berbasis pengembangan ekosistem hutan bakau (mangrove) sebagai salah satu potensi mengangkat perekonomian masyarakat. Untuk meningkatkan pamor makanan berbahan mangrove, Pertamina memberikan edukasi serta pelatihan memasak bersama Chef Aiko, di Komplek Patra Ayu, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (9/12/2016).

Pelatihan memasak berbahan dari mangrove tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Indramayu. Adapun UMKM Binaan Pertamina tersebut, diharapkan dapat memberikan alternatif produk olahan makanan berbahan baku mangrove.

Hingga saat ini, Pertamina telah membina beberapa kelompok masyarakat di sekitar Pantai Karangsong untuk melakukan pembibitan dan penanaman mangrove sekaligus mengembangkannya sebagai bahan olahan pangan seperti sirup, kecap, tempe, cokelat, dan aneka keripik.

"Kami melihat perlunya pengembangan mangrove sebagai sumber makanan olahan sebagai potensi usaha bagi masyarakat sekitar Karangsong. Sehingga nantinya menjadi salah satu makanan khas yang bisa dinikmati seluruh masyarakat dan dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat," jelas Rustam Aji selaku Head of Communication and Relation Pertamina RU VI Balongan.

Menurut Rustam, pengembangan aneka macam makanan mangrove di Pantai Karangsong, Indramayu, memiliki cerita panjang dan tak lepas dari kebocoran minyak di Indramayu pada 2008. Adapun Karangsong termasuk wilayah yang paling terdampak akibat pencemaran minyak tersebut.

"Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pemulihan lingkungan, Pertamina gencar melakukan penanaman dan konservasi terhadap mangrove di kawasan tersebut," kata dia.

Upaya tersebut, lanjutnya, telah mendorong kawasan konservasi mangrove Karangsong berkembang menjadi kawasan ekowisata. Pemerintah lantas menobatkannya sebagai sentra pengembangan mangrove di wilayah barat Indonesia. Kegiatan ini, imbuhnya, merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-59 Pertamina.

Dan puncaknya akan diselenggarakan pada 10 Desember 2016, melalui kegiatan Pemberdayaan Pesisir dan Pembersihan Pantai di lima wilayah. Diantaranya Tanjung Uban di Kepulauan Riau, Indramayu di Jawa Barat, Cilacap di Jawa Tengah, Banyuwangi (Jawa Timur) dan Balikpapan di Kalimantan Timur.

Dia menambahkan, rangkaian kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam konservasi dan rehabilitiasi lingkungan. Dan hasilnya tidak hanya memberi dampak positif terhadap alam juga memberi kontribusi signifikan dalam memajukan perekonomian masyarakat.

"Kami harap rangkaian kegiatan dapat menginspirasi masyarakat menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi lokal guna menggerakkan perekonomian masyarakat secara optimal," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
12 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
41 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
58 menit yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved