Menteri PUPR Siap Bangun 43 Masjid yang Roboh di Aceh

Jum'at, 09 Desember 2016 - 21:01 WIB
Menteri PUPR Siap Bangun...
Menteri PUPR Siap Bangun 43 Masjid yang Roboh di Aceh
A A A
ACEH - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan akan segera memperbaiki fasilitas umum yang roboh akibat musibah gempa bumi di beberapa wilayah di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Salah satunya, 43 masjid yang roboh akibat bencana tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, hal ini sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pemerintah pusat dapat turut serta membantu membangun kembali fasilitas umum yang rusak tersebut. "Iya. Kalau yang jalan, masjid, pesantren tadi kan ada perintah dari Presiden. Kalau masjid ada sekitar 43," katanya usai mendampingi Presiden Jokowi mengecek lokasi gempa di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, Jumat (9/12/2016).

Namun, kata Basuki, hingga saat ini belum bisa menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kembali masjid dan fasilitas umum lainnya. Saat ini, pihaknya perlu mendesain terlebih dahulu luas bangunan yang akan dibangun kembali.

"‎Belum dihitung (anggaran) Kan harus di desain berapa luasnya. Tadi kan kira-kira 425 m2 misalnya per lantai. Jadi kalau lima lantai tinggal kalikan lima, harga satuannya kan kita belum tau disini," imbuh dia.

Sementara untuk rumah warga, pemerintah hanya akan memberikan santunan kepada mereka sebesar Rp40 juta untuk rumah yang roboh dan Rp20 juta untuk yang rusak sedang. "Kalau rumah warga tidak diganti. Cuma stimulan saja," tandasnya.

Sebelumnya,‎ Presiden Jokowi menyatakan, pemerintah pusat akan memberikan bantuan sebesar Rp40 juta kepada korban gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh yang rumahnya roboh total. Saat ini, pemerintah sedang melakukan verifikasi ulang mengenai jumlah rumah yang terdampak musibah tersebut.

Dia menjelaskan, nantinya santunan akan dibagi menjadi dua kategori yaitu rumah yang rusak berat atau roboh total dan rumah yang rusak sedang. Mantan Gubernur‎ DKI Jakarta ini menugaskan Gubernur Aceh dan Bupati Pidie Jaya untuk proses verifikasi ulang tersebut.

"‎Ini masih dalam proses verifikasi jumlah. Ada dua kategori nanti, yaitu yang rusak berat artinya sudah roboh total dan rusak sedang. Nanti baru dihitung jumlahnya berapa, akan ada scape bupati dan gubernur untuk menentukan jumlah," katanya di Kantor Bupati Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016).

Untuk rumah yang berkategori rusak total, tambahnya, pemerintah pusat akan menyantuni sekitar Rp40 juta. Sementara untuk kategori rusak ringan, santunan yang diberikan adalah Rp20 juta.

"Dan pemerintah pusat akan bantu, yang rusak berat dibantu Rp40 juta, yang rusak sedang ringan dibantu Rp20 juta. Agar segera itu bisa nantinya dipakai untuk stimulan membangun kembali rumah yang ada‎," imbuh dia.

Sementara itu, tambah mantan Walikota Solo ini, bantuan untuk korban yang meninggal dan dirawat di rumah sakit telah diberikan langsung. Sementara untuk gedung sekolah, kantor dan pesantren yang rusak ditugaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelesaikannya.

"‎Yang berkaitan dengan kerusakan, baik gedung sekolah, ada pesantren, kantor, masjid itu yang nanti ditangani oleh PU. Kemudian yang sekolah ditangani oleh Kemendikbud. Langsung ini dikerjakan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
56 menit yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
4 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
4 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
5 jam yang lalu
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved