Menhub Akan Terbitkan Aturan Wajibkan Truk Gunakan Kapal Ro-Ro

Senin, 12 Desember 2016 - 22:38 WIB
Menhub Akan Terbitkan...
Menhub Akan Terbitkan Aturan Wajibkan Truk Gunakan Kapal Ro-Ro
A A A
MERAK - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pihaknya akan menerbitkan Peraturan Menteri yang mewajibkan angkutan truk logistik menggunakan kapal Roll On Roll Off (Ro-Ro) untuk mengangkut barangnya. Hal ini untuk mengurangi okupansi truk di jalan raya.

Dia mengungkapkan, truk pengangkut logistik selama ini menggunakan jalur darat yang membuat jalan menjadi mudah rusak dan menyebabkan kecelakaan. Dalam beleid ‎tersebut, nantinya kapal Ro-Ro akan berfungsi lebih terintegrasi dengan beberapa kota.

"Kalau sekarang ini kapal Ro-Ro praktis hanya difungsikan di selat-selat, seperti Selat Sunda antara Jawa dan Bali, Bali dengan Lombok dan sebagainya. Tapi itu punya suatu masalah, karena banyak truk mengokupansi jalan yang mengakibatkan jalan rusak, macet, kecelakaan," katanya di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (12/12/2016).

Baca: 3,31 Juta Penumpang Gunakan Jasa ASDP pada Libur Akhir Tahun

Dengan cara tersebut, maka kapal Ro-Ro nantinya bisa melalui beberapa wilayah, seperti Panjang (Lampung), Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Lembar (Lombok). Truk yang selama ini mengokupansi jalan raya pun bisa dikurangi secara perlahan.

"Dan secara keekonomian untuk yang Panjang ke Jakarta, Surabaya ke Lambar sudah cukup ekonomis dari apa yang dilakukan ASDP beberapa waktu lalu. Tinggal bagaimana kita memberikan suatu prospek keekonomian yang baik, baik yang dari Jakarta ke Semarang, maupun Semarang ke Surabaya," imbuh dia.

Mantan Dirut PT Angkasa Pura II (Persero) ini menambahkan, pemerintah juga akan bersedia memberikan subsidi jika truk memilih menggunakan kapal Ro-Ro. Terpenting bagi pemerintah, ada upaya substitusi angkutan dari darat ke laut.

"Caranya banyak, kami berikan insentif kepada kapal dan disinsentif kepada mereka yang menggunakan angkutan jalan raya. Jadi kepada pengguna truk juga tidak masalah, karena kan yang penting bottom line-nya adalah memberikan return yang baik pada mereka. Jadi kami akan bicara dengan mereka," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Pembatasan Arus Balik...
Pembatasan Arus Balik Idul Adha, Truk dan Angkutan Barang Diseleksi
Indonesia Target Bebas...
Indonesia Target Bebas Truk Odol 1 Januari 2023
Tarif Naik cuma 11%,...
Tarif Naik cuma 11%, Pengusaha Penyeberangan Merasa Didiskriminasi
Kampanye Angkutan Umum,...
Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
3 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
3 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
3 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
4 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
4 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved