Rini Ingin Pertamina Masuk Tiga Besar Perusahaan Energi Dunia
Selasa, 13 Desember 2016 - 11:24 WIB
Rini Ingin Pertamina Masuk Tiga Besar Perusahaan Energi Dunia
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memiliki target besar terhadap PT Pertamina (Persero) di masa akan datang. Dia berkeinginan Pertamina dapat masuk jajaran tiga besar perusahaan energi dunia.
Rini mengungkapkan, Pertamina saat ini berhasil masuk jajaran lima besar perusahaan energi dunia. Namun, dengan akan digabungkannya PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), maka cita-citanya menjadikan Pertamina masuk dalam jajaran tiga besar perusahaan energi dunia akan terwujud.
"Harapan saya, kalau sekarang sudah jadi lima besar, di satu titik bisa jadi tiga besar dunia. Seperti ekonomi Indonesia yang bisa tumbuh menjadi terbesar ketiga dunia setelah China dan India," katanya di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (13/12/2016).
Saat ini, pembentukan holding BUMN migas masih dalam proses. Revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 44/2005 telah selesai. Tinggal menunggu dua PP lagi yang akan ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Holding sekarang sedang proses final. PP 44 sudah selesai sebagai dasar, dan ada dua PP lagi yaitu PP inbreng dari Kemenkeu dan ditandatangai Presiden. Saya berharap akhir tahun, tapi kalau enggak ya enggak apa-apa, kita harap awal tahun," ujar Rini.
Rini mengungkapkan, Pertamina saat ini berhasil masuk jajaran lima besar perusahaan energi dunia. Namun, dengan akan digabungkannya PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), maka cita-citanya menjadikan Pertamina masuk dalam jajaran tiga besar perusahaan energi dunia akan terwujud.
"Harapan saya, kalau sekarang sudah jadi lima besar, di satu titik bisa jadi tiga besar dunia. Seperti ekonomi Indonesia yang bisa tumbuh menjadi terbesar ketiga dunia setelah China dan India," katanya di The Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (13/12/2016).
Saat ini, pembentukan holding BUMN migas masih dalam proses. Revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 44/2005 telah selesai. Tinggal menunggu dua PP lagi yang akan ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Holding sekarang sedang proses final. PP 44 sudah selesai sebagai dasar, dan ada dua PP lagi yaitu PP inbreng dari Kemenkeu dan ditandatangai Presiden. Saya berharap akhir tahun, tapi kalau enggak ya enggak apa-apa, kita harap awal tahun," ujar Rini.
(izz)
Lihat Juga :