IHSG Awal Pekan Dibuka Merosot Saat Bursa Saham Asia Mixed

Senin, 19 Desember 2016 - 09:13 WIB
IHSG Awal Pekan Dibuka...
IHSG Awal Pekan Dibuka Merosot Saat Bursa Saham Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka melemah alias berada di zona merah. IHSG hari ini dibuka melemah 7,58 poin atau 0,14% ke level 5.224,07 pada saat bursa saham Asia bergerak mixed.

Pada perdagangan akhir pekan kemarin pasar saham Tanah Air ditutup jatuh ke zona merah atau melemah sebesar 22,71 poin (0,43% ke level 5.231,65.

Sektor saham di dalam negeri tercatat variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 1,12%. Sementara, sektor dengan pelemahan terdalam adalah consumer yang melemah 0,73%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp16 miliar dengan 5 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,49 miliar dengan aksi jual asing Rp11,68 miliar dan aksi beli sebesar Rp10,18 miliar. Tercatat sebanyak 18 saham menguat, 13 saham melemah dan 14 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp150 menjadi Rp17.350, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 menjadi Rp7.675, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp100 menjadi Rp14.600.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) turun Rp350 menjadi Rp65.200, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp300 menjadi Rp14.500 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp200 menjadi Rp21.775.

Dilansir CNBC, Senin (19/12/2016), bursa saham Asia pada perdagangan hari ini dibuka mixed (variatif) dengan data perdagangan impor dan ekspor Tokyo pada November naik sedikit dari perkiraan.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 0,18%, yang dimungkinkan karena kekuatan yen. Ekspor November Jepang turun 0,4% secara year on year dibanding jajak pendapat Reuters turun 2%, didorong oleh pelemahan yen dan pemulihan dalam permintaan luar negeri.

Impor Jepang turun 8,8% lebih baik dari perkiraan Reuters yang mengalami penurunan 12,6%. Namun, surplus perdagangan lebih sempit dari yang diharapkan sebesar 153 miliar yen (USD1,3 miliar), dibanding surplus yang diharapkan sebesar 227 miliar yen.

Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,5% pada awal perdagangan, menjelang pengumuman anggaran nasional Australia yang berpotensi menyebabkan penurunan peringkat di AAA berharga negara (triple-A) atas peringkat kredit. Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,08%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
46 menit yang lalu
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
10 jam yang lalu
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
11 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
12 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
12 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
13 jam yang lalu
Infografis
Tempat Wisata Jakarta...
Tempat Wisata Jakarta Dibuka saat Libur Lebaran, Ini Aturannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved