Lima Pesan di Balik Peluncuran Uang Rupiah Baru

Senin, 19 Desember 2016 - 11:26 WIB
Lima Pesan di Balik...
Lima Pesan di Balik Peluncuran Uang Rupiah Baru
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) hari ini baru saja meresmikan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah tahun emisi 2016. Setidaknya, ada 11 pecahan uang rupiah edisi baru ini, yang terdiri dari tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan rupiah logam.

(Baca: 11 Uang Rupiah Baru Resmi Meluncur di Hari Bela Negara)

Gubernur BI Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa tema yang diambil dalam peluncuran rupiah edisi baru ini adalah "Di Setiap Makna Indonesia". Ada lima pesan utama yang disisipkan BI dalam pemilihan tema tersebut.

Pertama, penerbitan uang rupiah adalah amanat Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. "Uang rupiah memiliki ciri tertentu yang diselaraskan dengan mandat UU. Salah satu cirinya pencantuman rasa NKRI, yang memiliki makna filosifis rupiah simbol kedaulatan RI," kata dia di Gedung BI, Jakarta, Senin (19/12/2016).

(Baca: Ada Edisi Baru, Uang Rupiah Lama Tetap Berlaku)

Kedua, rupiah adalah alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan untuk transaksi di Indonesia. Penggunaan uang asing tidak sejalan dengan nasionalisme dan melanggar UU. "Dan ini dapat dipidanakan," ucap Agus.

Ketiga, BI senantiasa mengupayakan agar ketersediaan uang rupiah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, sesuai tepat waktu dan kondisi layak edar di seluruh Indonesia.

Keempat, kualitas uang rupiah perlu dijaga dan dirawat dengan baik. "Menjaga rupiah sama artinya dengan jaga simbol kedaulatan negara. Perlu meninggalkan kebiasaan kurang baik seperti membasahi, melipat, mencoret serta staples uang rupiah. Budaya ini perlu ditanamkan sejak usia dini," tuturnya.

Kelima, penggunaan gambar pahlawan, pemandangan alam, dan tarian khas nusantara adalah bentuk penghormatan jasa pahlawan. "Serta lebih memperkenalkan keragaman seni budaya dan kekayaan alam Indonesia," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Ternyata BI Pernah Terbitkan...
Ternyata BI Pernah Terbitkan Uang Logam Pecahan Bernilai Tinggi
BI Buka Suara Soal Redenominasi...
BI Buka Suara Soal Redenominasi Rupiah, Catat Kapan Waktu Penerapannya
Kecintaan Masyarakat...
Kecintaan Masyarakat Morotai kepada Rupiah Bikin BI Khawatir
BI Dorong Mata Uang...
BI Dorong Mata Uang Garuda Go International
Stok Uang Kemerdekaan...
Stok Uang Kemerdekaan Masih Rp500 Miliar, 1 KTP Boleh Tukar 100 Lembar
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
13 menit yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
1 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
11 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
11 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
13 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
13 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved