Kendalikan Harga Selama Natal dan Tahun Baru, Bulog Gelar Operasi Pasar

Kamis, 22 Desember 2016 - 05:19 WIB
Kendalikan Harga Selama...
Kendalikan Harga Selama Natal dan Tahun Baru, Bulog Gelar Operasi Pasar
A A A
YOGYAKARTA - Badan Urusan Logistik (Bulog) akan melakukan operasi pasar (OP) jelang libur Natal dan Tahun Baru 2017. Operasi pasar ini mereka lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga yang biasa terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru.

Kepala Bulog Divisi Regional Yogyakarta, Miftahul Adha mengatakan, Bulog memiliki tanggungjawab untuk mengendalikan sejumlah komoditas. Seperti biasanya, setiap menjelang libur Natal dan Tahun baru, terjadi kenaikan harga sejumlah komoditas. Dan selama tiga hari mendatang, pihaknya akan melakukan operasi pasar di Kantor Bulog dan beberapa wilayah lainnya.

"Kami sudah melaksanakan sejak awal bulan tetapi lebih intensif hingga 23 Desember mendatang," paparnya, Rabu (21/12/2016).

Rencana awal, lanjutnya, pihaknya memang akan melaksanakan operasi pasar hingga tanggal 23 Desember mendatang. Tetapi jika nanti ada permintaan dari warga ataupun pemerintah daerah untuk kembali menggelar operasi pasar, maka pihaknya akan menggelar operasi pasar lagi hingga kebutuhan dirasa cukup.

Untuk operasi pasar ini, lanjutnya, pihaknya tidak akan membatasi jumlah pasokan. Berapapun kebutuhan warga yang ingin melakukan operasi pasar, maka akan Bulog berikan. Konsentrasi utama dari operasi pasar kali ini adalah beras murah, yaitu beras medium CBP dengan harga sektiar Rp7.900 per kilogramnya.

Selain beras, dalam operasi pasar ini pihaknya juga menggelar dagangan berupa gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, cabai dan ada juga produk non pangan seperti pakaian dan komoditas lain dengan harga yang murah. Harapannya, dengan operasi pasar ini harga sejumlah komoditas di pasaran akan terkontrol. "Jangan sampai terjadi lonjakan harga," tuturnya.

Selain mengadakan operasi pasar untuk mengendalikan harga sejumlah komoditas jelang akhir tahun ini, pihaknya juga menjamin pasokan beras lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan di Yogyakarta. Ia memastikan pasokan beras di Yogyakarta akan mampu mencukupi hingga 6-7 bulan ke depan. Dalam sebulan, biasanya Bulog Yogyakarta mengeluarkan beras sebanyak 4.500 ton hingga 5.000 ton.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Kristiyono mengatakan, harga sejumlah komoditas hingga jelang pergantian tahun memang cenderung mengalami kenaikan. Karena di Yogyakarta, konsumsi beberapa komoditas akan mengalami peningkatan seiring datangnya musim liburan.

"Sentra-sentra kuliner akan diserbu oleh wisatawan. Maka secara otomatis intensitas memasak mereka juga akan lebih tinggi," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Beli Sembako di Bulog,...
Beli Sembako di Bulog, Mitra Grab Dapat Harga Khusus
Kabar Gembira, 21,6...
Kabar Gembira, 21,6 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Beras 10 Kg
Asabri-Bulog Gelar Bazar...
Asabri-Bulog Gelar Bazar Sembako Murah di Serang
Bulog Telah Salurkan...
Bulog Telah Salurkan 3,3 Juta Paket Sembako Bantuan Pemerintah
Bantu Warga Terdampak...
Bantu Warga Terdampak Corona, Bulog Gelontorkan Bansos Rp2 Miliar
Dirut Bulog: Stabilisasi...
Dirut Bulog: Stabilisasi Harga Beras dan Gula Lancar
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved