Peningkatan Konsumsi Pertalite Lebih Tinggi dari Premium-Solar

Minggu, 25 Desember 2016 - 22:32 WIB
Peningkatan Konsumsi...
Peningkatan Konsumsi Pertalite Lebih Tinggi dari Premium-Solar
A A A
YOGYAKARTA - PT Pertamina mencatat peningkatan bahan bakar khusus (BBK) khususnya pertalite selama libur Natal ini justru lebih tinggi dibanding peningkatan konsumsi premium. Hal ini menunjukkan penetrasi produk BBK di daerah ini cukup bagus.

Area Manager Comm & Relations Pertamina Jawa Bagian Tengah, Suyanto mengungkapkan, selama libur Natal ini memang terjadi peningkatan konsumsi berbagai produk BBM. Produk Pertamax dan Pertalite yang sebelumnya diprediksi naik 15%, sampai H-1 Natal tahun ini tercatat meningkat 5,53% dan 6,37%.

Untuk wilayah DIY, konsumsi harian pada H-1 Natal adalah sejumlah 604 KL untuk Pertamax. "Untuk Pertalite mencapai 1448 KL," tuturnya di Yogyakarrta, Minggu (25/12/2016).

Hal yang menggembirakan adalah peningkatan yang tidak terlalu signifikan dialami Produk Premium. Satgas libur Natal dan Tahun Baru mencatat, peningkatan premium jauh di bawah peningkatan Pertalite karena hanya 1,81%.

Selama libur Natal ini, rata-rata konsumsi harian masa satgas sejumlah 1.048 KL. Diikuti produk solar yang meningkat 1,53 % dengan rata-rata konsumsi harian sejumlah 928 KL.

Data-data tersebut merupakan bagian dari data pantauan rutin yang dikumpulkan Tim Satgas Natal dan Tahun Baru Pertamina MOR IV dari supply point TBBM Rewulu. Tim Satgas yang mulai bertugas sejak tanggal 19 Desember 2016 hingga 09 Januari 2017 tersebut juga rutin berkoordinasi dengan Satgas yang dibentuk pemerintah daerah setempat.

Suyanto menambahkan, puncak arus mudik Natal yang jatuh pada H-2 dan H-1 Natal menyebabkan peningkatan konsumsi BBM di beberapa lokasi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namun, peningkatan konsumsi yang diantasipiasi sebelumnya ini, dapat ditangani dengan baik sehingga stok BBM di berbagai lokasi terjaga dengan aman.

"Pertamina akan terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan semoga penyaluran BBM pada momen tahun baru 2017 yang akan segera datang juga dapat dilaksanakan dengan baik," tambahnya.

Manager Marketing PT Pertamina Area DIY dan Surakarta Doddy Prasetya mengungkapkan, seperti biasa setiap musim liburan seperti Natal dan tahun baru selalu terjadi peningkatan. Pihaknya telah melakukan antisipasi dengan membentuk Satgas serta menambah pasokan.

Penambahan pasokan mereka berikan di semua lini mulai dari BBM, BBK hingga gas elpiji 3 kilogram. "Kalau gas 3 kilogram kami tambah pasokannya 12%," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Simak Baik-baik, Begini...
Simak Baik-baik, Begini Tahapan Penghapusan Premium dan Pertalite
BBM Premium dan Pertalite...
BBM Premium dan Pertalite Mau Dihapus, Bagaimana Dampaknya ke Masyarakat?
Pertalite Resmi Gantikan...
Pertalite Resmi Gantikan Premium
Siap-siap! Premiun dan...
Siap-siap! Premiun dan Pertalite Akan Segera Dihapus
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Premium Bakal Dihapus,...
Premium Bakal Dihapus, Ahok: Subsidi Bisa Dialihkan ke Pertalite
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved