Bursa Indonesia Terbaik di Asia-Australia pada 2016

Minggu, 01 Januari 2017 - 19:40 WIB
Bursa Indonesia Terbaik...
Bursa Indonesia Terbaik di Asia-Australia pada 2016
A A A
NEW JERSEY - Tahun 2016 baru saja kita lalui dan menatap 2017 dengan harapan lebih baik. Melansir dari CNBC, Minggu (1/1/2017), bursa saham di Asia sepanjang 2016 tentu mengalami fluktuatif diantara bullish (naik) dan bearish (turun). Dan media yang berbasis New Jersey, Amerika Serikat, melansir bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menjadi yang terbaik di Asia pada 2016, dengan bullih 15,32%. Berikut performa bursa saham Asia dan Australia pada 2016.

Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia menjadi salah satu tolok ukur paling top di Asia tahun 2016, dengan menguat 15,32%. Rebound-nya IHSG terjadi sejak 2014, ketika itu naik 22,29%. Meski sempat turun 1,27% pada kuartal keempat 2016, namun secara keseluruhan IHSG masih yang terbaik dan menempati posisi pertama.

Indeks Taiex Taiwan mengakhiri 2016 dengan naik 10,98%. Namun pencapaian tersebut masih kalah dengan tahun 2013, ketika itu bursa Taiwan bullish 11,85%. Secara keseluruhan pada 2016, bursa Taiwan menempati nilai positif di Asia.

ASX Australia 200 mengakhiri 2016 naik 6,99%, meski masih kalah dengan pencapaian 2013 yang naik 15,13%. Dan indeks Australia menguat 4,2% pada kuartal keempat 2016, sehingga memberinya nilai positif sepanjang 2016.

Indeks Jepang Nikkei 225 pada 2016 berhasil mencatat kinerja positif sejak tahun 1989. Indeks Nikkei berakhir naik 0,42% sepanjang tahun kemarin.

Indeks Hang Seng Hong Kong juga berakhir positif dengan menguat 0,39% pada tahun 2016 yang baru berlalu. Merupakan posisi keempat positif dalam lima bursa terbaik Asia.

Indeks Shanghai China pada tahun 2016 mengalami hal buruk, dengan bearish hingga 12,3%. Merupakan yang terburuk sejak 2011, ketika itu Shanghai kehilangan 21,68%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Mendekatkan Masyarakat...
Mendekatkan Masyarakat ke Pasar Modal, Capital Market and Expo Summit 2023 Dibuka
Ini Jajaran Baru Komisaris...
Ini Jajaran Baru Komisaris BEI Periode 2020-2023, Salah Satunya Keponakan Luhut
Harapan 28 Tahun Perjalanan...
Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
26 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
35 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
51 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
53 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved