Produksi Benih Ikan Digenjot

Senin, 02 Januari 2017 - 21:09 WIB
Produksi Benih Ikan...
Produksi Benih Ikan Digenjot
A A A
BANTUL - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul akan menggenjot peran Balai Benih Ikan (BBI) untuk peningkatan produksi benih ikan di Bumi Projotamansari. Pasalnya, masyarakat yang membudidayakan ikan selama ini dinilai masih banyak yang mendatangkan benih dari luar daerah.

Kepala DPPKP Kabupaten Bantul Pulung Haryadi mengatakan, ada beberapa langkah kerja yang akan dilakukan instansinya. Terkait swasembada pangan di antaranya mengenai peningkatan produksi pertanian produksi gabah kering tahun ini ditargetkan bisa mencapai 200 ton.

Kemudian, masalah konsumsi ikan masyarakat sejauh ini dia menilai masih rendah, sehingga gerakan gemar makan ikan akan digenjot. "Tentunya produksi ikan juga harus kita tingkatkan baik budidaya maupun tangkap," katanya, Senin (2/1/2017).

Khusus budidaya perikanan, lanjut Pulung, budidaya lele baik itu melalui kolam terpal maupun bus beton akan dikembangkan ditengah masyarakat. Mendukung pengembangan budidaya itu, tak dipungkiri kebutuhan benih ikan yang unggul sangat dibutuhkan. Untuk itu, produksi benih yang dilakukan BBI akan lebih dimaksimalkan. "Selama ini sudah produksi, tapi masih ada masyarakat yang ambil dari luar, sehingga produksi benih ini akan kita genjot," ungkapnya.

Namun begitu, sebelum melangkah, mantan Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) itu mengaku, pasca dilantik pada Jumat (30/12) lalu pihaknya masih akan melakukan konsolidasi internal. Sebab, instansinya itu merupakan gabungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Badan Ketahanan Pangan, dan Dispertahut. "Sistem penyuluhannya kan juga harus kita ubah, makanya kita akan konsulidasi dulu untuk menyamakan visi misi bersama guna meraih target kerja," bebernya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bupati Bantul Suharsono mendorong pejabat yang baru dilantik sesuai Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru untuk lebih semangat bekerja di tahun 2017 untuk melayani masyarakat. Bahkan, dengan tegas bupati mengancam siap mengganti pejabat yang bekerja lamban. "2017 harus semangat, istilahnya lelet, loyo langsung tak gitik, pecuti kalau dipecuti gak mau mlaku tak ganti, apalagi melanggar aturan saya tidak pandang bulu" tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
10 menit yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
54 menit yang lalu
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
2 jam yang lalu
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved