Hengkang dari Exxon, Rex Tillerson Kantongi Pesangon Rp2,4 T

Jum'at, 06 Januari 2017 - 11:06 WIB
Hengkang dari Exxon,...
Hengkang dari Exxon, Rex Tillerson Kantongi Pesangon Rp2,4 T
A A A
NEW YORK - Mantan CEO dan Kepala Eksekutif Exxon Mobil Rex Tillerson yang akan ditunjuk Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald John sebagai Menteri Luar Negeri AS akan menerima pesangon sebesar USD180 juta atau setara dengan Rp2,4 triliun setelah mengundurkan diri dari perusahaan raksasa minyak yang bermarkas di Texas, Amerika.

Seperti dilansir BBC, pihak Exxon menerangkan pengunduran diri Rex Tillerson dari jabatan CEO untuk menghindari konflik kepentingan. Pihak perusahaan juga mengatakan akan membatalkan dua juta lembar saham di Exxon Mobil yang akan dimiliki Rex Tillerson, karena telah meninggalkan perusahaan. Rencananya saham itu akan dibagikan kepada jajaran eksekutif serta dikelola secara mandiri.

Tillerson terhitung secara resmi meninggalkan Exxon pada tanggal 31 Desember 2016, lalu. Pria berusia 64 tahun itu telah bekerja untuk Exxon Mobil selama 40 tahun, termasuk di AS, Yaman dan Rusia. Pencalonannya mendapatkan perhatian serius dari beberapa pihak, lantaran Tillerson dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ada beberapa pihak mengkhawatirkan kedudukan Tillerson jika mengepalai Departemen luar negeri bisa berpotensi memberikan manfaat kepada Exxon dalam industri minyak secara luas. Tillerson sendiri sebenarnya bakal pensiun pada Maret tahun ini, tetapi dia memilih mundur pada 31 Desember lalu setelah masuk nominasi Menlu AS yang akan dipilih Presiden Trump.

Exxon menerangkan akan memilih skema pembayaran dari saham yang sebenarnya dimiliki Rex Tillerson untuk mencegah kekhawatiran adanya konflik kepentingan. Demi meredakan kekhawatiran, perusahaan yang bermarkas di Texas itu setuju untuk membayar sejumlah dana dibandingkan pembagian saham. Pembayaran akan dilakukan lewat badan independen secara berkala dan Tillerson dilarang untuk berinvestasi kembali di Exxon, tapi masih bisa membeli aset lain.

Diberitakan Tillerson akan menerima pembayaran dari kepercayaannya selama 10 tahun, dengan waktu yang disesuaikan. Tillerson telah menghabiskan seluruh karirnya bekerja untuk Exxon. Dia bergabung dengan perusahaan tersebut sebagai seorang insinyur produksi, lulusan dari University of Texas, Austin, untuk kemudian menempati posisi tertinggi pada 2006.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved